GridOto.com - Muhammad Kiandra Ramadhipa, kembali berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya di tanah Eropa.
Setelah tahun lalu berhasil memenangkan seri European Talent Cup Catalunya, Minggu (15/6/2026) kemarin Ramadhipa berhasil meraih meraih kemenangan perdana di ajang FIM Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Estoril, Portugal.
Tahun ini Ramadhipa tampil di kejuaraan FIM Moto3 Junior World Championship yang tahun lalu bernama JuniorGP.
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) naik kelas menggantikan posisi Veda Ega Pratama yang tahun ini promosi ke kejuaraan dunia Moto3.
Menariknya, hasil yang ditorehkan Ramadhipa ini mengalahkan hasil Veda Ega yang finish terbaiknya ada di posisi 4 saat tampil di JuniorGP.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Blak-Blakan Kelebihan dan Kekurangan Motor Honda Moto3
Ramadhipa, sudah berhasil finish ke-3 pada seri pembuka di Catalunya, dan berhasil finish pertama di Estoril kemarin.
Pada balapan di Estoril, pembalap yang membela Honda Asia-Dream Racing Junior Team memulai lomba dari posisi ketujuh.
Meski start dari baris tengah, Ramadhipa langsung menunjukkan performa agresif sejak lampu start padam.
Pembalap asal Yogyakarta itu berhasil melewati tikungan pertama dengan mulus dan segera bergabung dalam rombongan terdepan yang bertarung memperebutkan posisi puncak.
Persaingan di grup depan berlangsung sangat ketat sejak lap awal. Nama-nama seperti Carlos Cano, Leonardo Zanni, Kiattisak Singhapong hingga Travis Borg silih berganti memimpin jalannya balapan.
Baca Juga: Kantongi Data Penting Selama Tes, Ramadhipa Siap Gas Pol di Moto3 Estoril 2026 Nanti Malam
Ramadhipa sendiri sempat turun ke posisi keenam akibat sengitnya pertarungan di barisan depan.
Namun pembalap berusia 16 tahun tersebut mampu menjaga ritme balapnya dengan baik dan perlahan kembali merangsek ke posisi empat besar.
Momentum penting datang saat balapan memasuki pertengahan lomba.
Ramadhipa mulai tampil konsisten dan berhasil mengambil alih posisi terdepan pada lap ketujuh
Posisi pertama beberapa kali berganti tangan antara Carlos Cano, Travis Borg dan Kiattisak Singhapong.
Ramadhipa sempat kehilangan posisi terdepan, namun tetap bertahan di grup utama yang berpeluang meraih kemenangan.
Memasuki sektor akhir Sirkuit Estoril, Ramadhipa menunjukkan ketenangan sekaligus insting balap yang matang.
Dengan manuver yang tepat, ia berhasil menyalip dua pembalap di depannya dan merebut posisi pertama tepat sebelum garis finis.
"Terima kasih kepada seluruh tim. Race berjalan sangat sulit dan ketat karena berlangsung dalam kondisi sangat panas. Saya coba mengatur ban dan diri saya. Di lap terakhir saya memberikan segalanya dan alhamdulilah dapat hasil terbaik," ujar Ramadhipa.