Veloz Makin Laris Sejak Pakai Mesin Hybrid, Penjualan Melonjak Pesat

Naufal Shafly - Kamis, 11 Juni 2026 | 19:15 WIB

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi Dimulai!

GridOto.com – Keputusan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyematkan teknologi hybrid pada Veloz bisa dibilang menjadi langkah tepat.

Alasannya, sejak mengusung mesin hybrid, penjualan Low MPV 7-seater ini mengalami peningkatan signifikan.

Selain itu, tak hanya sukses dari sisi teknologi, Toyota Veloz Hybrid juga berhasil meraih penghargaan bergengsi Car of The Year pada ajang OTOMOTIF Award 2026.

Kembali ke topik penjualan, respons konsumen terhadap Veloz Hybrid terbilang sangat positif.

Sejak pertama kali diperkenalkan dan pemesanan dibuka pada November 2025 hingga saat ini, Veloz Hybrid telah mengantongi lebih dari 12.000 surat pemesanan kendaraan (SPK).

"Sejak pertama kali diperkenalkan secara World Premiere pada bulan November 2025 hingga akhir Mei 2026 lalu, Veloz Hybrid EV telah dipesan lebih dari 12.300 unit," ujar Marketing Director TAM, Bansar Maduma saat dihubungi GridOto.com, Kamis (11/6/2026).

Dari total pemesanan tersebut, Toyota mengklaim sudah melakukan pengiriman ke konsumen sebanyak 7.500 unit.

"Permintaan ini tidak hanya datang dari kota-kota besar, tetapi juga tersebar merata di berbagai wilayah Indonesia. Hingga kini, untuk unit yang sudah terkirim ke konsumen (retail sales) sudah sekitar 7.500 unit," jelasnya.

Menariknya, pemesanan tersebut diraih hanya dalam waktu sekitar enam bulan, sekaligus melampaui penjualan Veloz bermesin bensin sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: Terungkap, Ini Tipe Toyota Veloz Hybrid Paling Laris, Bukan Varian Termahal

Buat yang belum tahu, berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total distribusi Toyota Veloz sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat hanya 9.182 unit.

Sementara itu, distribusi Veloz Hybrid ke dealer mulai terlihat sejak Februari 2026.

Pada bulan tersebut, wholesales GAIKINDO tercatat sebanyak 484 unit.

Angkanya kemudian melonjak tajam pada Maret 2026 menjadi 2.325 unit, dan kembali meningkat pada April 2026 menjadi 3.262 unit.

Secara total, sepanjang Februari hingga April 2026, distribusi Veloz Hybrid telah mencapai 6.071 unit.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, peningkatan penjualan Veloz terbilang sangat signifikan.

Pada Februari hingga April 2025, saat model ini masih menggunakan mesin bensin konvensional, total penjualannya hanya mencapai 2.653 unit.

Dengan demikian, terjadi kenaikan penjualan sebesar 3.418 unit atau sekitar 129 persen secara tahunan (year-on-year).

Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa kehadiran teknologi hybrid tidak hanya menjadi nilai tambah dari sisi efisiensi bahan bakar, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik Veloz di mata konsumen.

Baca Juga: Begini Tanda-tanda Jika Baterai Toyota Veloz Hybrid Mulai Bermasalah

Di tengah tren kenaikan harga BBM dan meningkatnya kesadaran akan efisiensi, langkah Toyota menghadirkan Veloz Hybrid di segmen Low MPV bisa dikatakan menjadi momentum yang tepat.

YANG LAINNYA