Melengkapi kesuksesan sapu bersih podium tersebut, dua pembalap Ducati lainnya juga berhasil menembus barisan depan di peringkat kelima dan keenam MX1.
Posisi kelima berhasil dihuni oleh kroser asal Australia, Sam Larsen (SFN 969 MX Team), sedangkan posisi keenam ditempati oleh Hilman Maksum (Ducati MX Team Indonesia).
Keberhasilan lima pembalap dari berbagai tim dan negara ini finis di posisi enam besar kelas MX1 terhitung sangat impresif.
Mengingat jalannya balapan sempat diwarnai insiden sengit antara Hilman Maksum dan Sam Larsen menjelang lap-lap akhir yang sempat membuat Hilman melorot ke urutan ke-11 secara keseluruhan.
Lonjakan jumlah pembalap yang mengandalkan Ducati Desmo450 MX di putaran Klaten ini menjadi sinyal kuat bahwa tingkat kepercayaan tim balap terhadap karakter mesin dan pengendalian motor ini kian meroket.
Menanggapi keberhasilan massal armada Ducati di barisan depan, Team Principal sekaligus Owner dari Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, menyatakan rasa bangganya atas pertumbuhan positif serta konsistensi performa yang ditunjukkan oleh motor tersebut di lintasan tanah.
“Saya sangat senang melihat lima rider Ducati berada di grid pada putaran kali ini. Hal ini merupakan sinyal positif bahwa kepercayaan terhadap Ducati Desmo450 MX terus tumbuh. Performa yang konsisten dari Diva Ismayana, Hilman Maksum, dan M Zidane telah membuktikan bahwa motor ini mampu bersaing di barisan depan dan menarik minat semakin banyak rider untuk menggunakannya," jelas Jimmy Budhijanto.
"Sayangnya, pada Race 1 hari ini terjadi insiden antara Hilman dan Sam Larsen di lap-lap akhir. Jika insiden tersebut tidak terjadi, kami yakin seluruh rider Ducati memiliki peluang besar untuk menguasai posisi lima besar dan membuktikan potensi besar Ducati Desmo450 MX di lintasan," imbuhnya.