GridOto.com - Toyota Veloz Hybrid dibekali baterai Lithium-ion dengan kapasitas 0,7 kWh.
Baterai hybrid atau baterai traksi ini yang berada di bawah jok penumpang depan ini bertugas menyimpan arus listrik buat menggerakkan motor listrik.
Toyota sendiri memberikan garansi baterai Toyota Veloz Hybrid ini selama 8 tahun atau 160.000 kilometer, mana yang tercapai terlebih dahulu.
Sama seperti baterai di peralatan elektronik, baterai hybrid memiliki masa pakai yang terbatas.
Namun, masa pakai dari baterai hybrid dapat berubah sesuai dengan gaya dan kondisi pengendaraan.
Baca Juga: Begini Cara Aman Bersihkan Kompartemen Mesin Toyota Veloz Hybrid
Lalu apa tanda-tanda kalau baterai Toyota Veloz Hybrid ini mulai mengalami masalah atau rusak?
"Kalau ada masalah pada sistem Hybrid terutama baterai bermasalah sangat bisa dirasakan oleh pengemudi," buka Sumardi, Kepala Bengkel Tunas Toyota Bekasi.
"Mulai dari penurunan performa karena baterai hybrid enggak berfungsi dengan baik untuk memberikan tenaga ke roda," jelasnya.
Performa mobil akan terasa kurang bertenaga terutama saat berakselerasi karena baterai tidak bekerja semestinya.
Baca Juga: Transformasi Toyota Veloz, Lahir dari Avanza, Kini Jadi Mobil Keluarga Berteknologi Hybrid
"Konsumsi bahan bakar akan terasa lebih boros karena mobil hanya mengandalkan mesin, efisiensi enggak tercapai dengan baik," terangnya.
Selain itu juga jika sistem bermasalah akan muncul indikator check engine di panel instrumen.
"Kalau ada muncul Diagnostic Trouble Code (DTC) segera bawa ke bengkel untuk dilakukan pengecekan dengan scanner," tutup Sumardi.