Toyota Veloz Meledak Hebat di SPBU Oyehe, Polisi Tercengang Temukan Benda Ini di Dalam Kabin

Irsyaad W - Kamis, 11 Juni 2026 | 08:25 WIB

Toyota Veloz yang meledak saat isi BBM di SPBU Oyehe, Nabire, Papua Tengah dan ditemukan 17 jeriken berisi Pertalite di dalam kabinnya

GridOto.com - Sebuah Toyota Veloz meledak hebat di SPBU Oyehe, Nabire, Papua Tengah, (8/6/26).

Kondisi bodi seketika hancur, dan sopir lenyap dari lokasi.

Saat diperiksa, Polisi tercengang menemukan 17 benda ilegal di dalam kabin.

Veloz berpelat nomor PA 1884 KE tersebut meledak saat sedang mengisi BBM.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu menjelaskan Toyota Veloz yang dikemudikan seorang pria masuk ke SPBU sekitar pukul 13.00 WIT dan dilayani untuk pengisisan BBM.

Sekitar lima menit pengisisan BBM berlangsung, Avanza varian tertinggi tersebut tiba-tiba meledak dari bagian depan yang menyebabkan kepanikan di SPBU.

Sejumlah petugas pun langsung berupaya memadamkan api.

"Saat pengisian BBM berlangsung, tiba-tiba ada ledakan disertai api dari bagian depan mobil, sehingga petugas yang ada di SPBU langsung berupaya memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)," kata Samuel saat dikonfirmasi, (9/6/26) mengutip Kompas.com.

"Kemudian, sejumlah warga di sekitar membantu mendorong kendaraan menjauh ke luar area pengisian bahan bakar agar tidak membahayakan kendaraan lain dan fasilitas umum," ujarnya lagi.

Samuel menambahkan, tak ada korban dalam insiden ledakan itu. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta.

Baca Juga: Toyota Avanza Meleleh Sisa Rangka di Lokasi Fatal, Polisi Kaget Ada Benda Tak Lazim di Kabin

"Tidak ada korban dalam ledakan yang terjadi, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta," ungkapnya.

Sementara dari hasil penyelidikan yang dilakukan, ditemukan adanya indikasi penimbunan BBM.

Sebab, Polisi menemukan 17 jeriken di dalam kabin. Bahkan, delapan jeriken sudah terisi BBM jenis Pertalite.

"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, ditemukan indikasi adanya tindakan kecurangan yang dilakukan oleh pemilik kendaraan karena ditemukan 17 jeriken di dalam kendaraan lengkap dengan alat dan sambungan pipa yang terhubung dengan lubang corong BBM untuk memindahkan bahan bakar minyak ke dalam jeriken," beber Samuel.

Lebih lanjut, Samuel juga menyatakan saat ini pihaknya masih berupaya mencari sopir maupun pemilik Toyota Veloz tersebut karena saat kejadian melarikan diri dari SPBU.

"Pada saat ledakan, pemilik kendaraan diketahui telah melarikan diri dari lokasi kejadian, sehingga saat ini penyidik masih berupaya mencari identitas maupun keberadaan pemilik kendaraan," tandasnya.

YANG LAINNYA