Demi Hemat Puluhan Ribu, Risiko Perbaikannya Bisa Jutaan Rupiah

Fahmy Fauzy Muhammad - Kamis, 11 Juni 2026 | 15:00 WIB

ILUSTRASI. Mesin Toyota Yaris 1NZ-FE ngelitik

GridOto.com- Kenaikan harga BBM membuat sebagian pemilik mobil mulai mempertimbangkan penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah.

Padahal, langkah tersebut belum tentu cocok untuk semua kendaraan, terutama mobil yang membutuhkan BBM beroktan tinggi sesuai rekomendasi pabrikan.

Wildan Dohawutagi, pemilik bengkel Idan PitStop di Citra Raya, Tangerang, mengatakan penggunaan BBM dengan oktan lebih rendah dapat mengganggu proses pembakaran di dalam mesin.

"Kalau yang diset dari pabrik memang pakai bensin oktan tinggi, sebaiknya tetap pakai yang sesuai rekomendasi," ujar pria yang akrab disapa Idan.

FahmyFM/GridOto.com
Harga Pertamax Naik, Bolehkah Mesin Kompresi Tinggi Pakai RON 90?

Baca Juga: Pertamax Naik Tajam Rp 16.250, Harga BBM Vivo dan BP-AKR Tak Mau Ketinggalan Mahal

Menurutnya, salah satu dampak yang paling sering muncul adalah knocking atau ngelitik saat mesin bekerja.

"Yang paling bahaya itu knocking dalam jangka panjang," katanya.

Idan menjelaskan gejala tersebut tidak boleh dianggap sepele karena dapat memengaruhi usia pakai komponen mesin.

"Kaya piston, klep, dan komponen di jeroan mesin juga bisa rusak kalau dipakai terus," jelasnya.

YANG LAINNYA