GridOto.com- Banyak pemilik mobil yang masih memilih bahan bakar berdasarkan harga tanpa mengetahui kebutuhan sebenarnya dari mesin kendaraan mereka.
Padahal setiap mobil sudah memiliki rekomendasi nilai oktan atau Research Octane Number (RON) yang ditentukan pabrikan.
Informasi tersebut penting karena berhubungan langsung dengan karakteristik pembakaran dan rasio kompresi mesin.
Firdan Jaelani atau yang akrab disapa Fijay, teknisi panggilan sekaligus pemilik bengkel F and V di Jakarta, mengatakan acuan utama pemilihan BBM sebaiknya mengacu pada rekomendasi pabrikan.
"Setiap mobil kebutuhan RON bensinnya berbeda-beda, makanya lihat dulu buku panduannya," ujar Fijay.
Baca Juga: Benarkah Bawa Beban Berlebih Bisa Bikin BBM Mobil Lebih Boros?
Rekomendasi bahan bakar biasanya dapat ditemukan pada buku manual kendaraan yang diberikan saat mobil dibeli.
Selain itu, beberapa pabrikan juga mencantumkan informasi tersebut pada stiker yang berada di balik tutup pengisian bahan bakar.
Wildan Dohawutagi, pemilik bengkel Idan PitStop di Citra Raya, Tangerang, menyebut informasi tersebut sering diabaikan oleh pemilik kendaraan.
"Di tutup tangki biasanya juga ada stiker keterangannya, tinggal dilihat saja," jelas Idan.
Baca Juga: Ini Sebabnya Saat Kampas Kopling Di Mobil Bekas Aus Bikin BBM Boros
Menurutnya, penggunaan BBM yang tidak sesuai rekomendasi dapat membuat proses pembakaran kurang optimal.
Dalam jangka panjang kondisi tersebut berpotensi memicu gejala knocking hingga mempercepat keausan komponen mesin.
Karena itu, sebelum memilih jenis bahan bakar, pemilik kendaraan sebaiknya memastikan terlebih dahulu rekomendasi RON yang ditetapkan pabrikan.