"Yang paling bahaya itu knocking dalam jangka panjang," lanjut Idan.
Baca Juga: Pertamax Naik Tajam Rp 16.250, Harga BBM Vivo dan BP-AKR Tak Mau Ketinggalan Mahal
Senada dengan itu, Firdan Jaelani atau Fijay, teknisi panggilan sekaligus pemilik bengkel F and V di Jakarta, menyebut penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi dapat memengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan.
"Efeknya bisa bikin pembakaran enggak stabil, komponen cepat rusak dan mesin enggak akan sempurna," jelas Fijay saat dihubungi GridOto melalui pesan daring.
Karena itu, sebelum memutuskan menggunakan Pertalite, pemilik kendaraan sebaiknya terlebih dahulu memeriksa rekomendasi RON yang tercantum pada buku panduan atau stiker informasi kendaraan.