"Eksion menawarkan elektrifikasi baru di dua produk ini. Yang pertama EV dan yang kedua PHEV. Mungkin di Indonesia yang langsung hadir dengan dua pilihan elektrifikasi EV dan PHEV adalah Wuling Eksion," ungkapnya.
Tak hanya itu, Wuling juga memastikan proses distribusi kendaraan dilakukan secepat mungkin agar konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama setelah melakukan pemesanan.
"Karena itu menjadi pertimbangan kita juga. Salah satu harapan konsumen saat memesan mobil adalah ingin segera menerima kendaraannya," tutup Ricky.
Sebagai informasi, Wuling Eksion EV dibekali motor listrik 150 kW dengan torsi 310 Nm dan baterai berkapasitas 69,2 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km berdasarkan pengujian CLTC.
Sementara varian PHEV mengandalkan mesin 1.5L dedicated hybrid engine yang dipadukan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan baterai 20,5 kWh dengan kemampuan melaju hingga 125 km dalam mode listrik murni serta total jarak tempuh lebih dari 1.000 km berdasarkan standar CLTC.
Untuk harga spesial peluncuran, Wuling Eksion EV CE dipasarkan Rp 389 juta, EV EX Rp 459 juta, PHEV CE Rp 449 juta, dan PHEV EX Rp 499 juta.