"Saya berharap hasil yang lebih baik. Sulit untuk tampil lebih buruk daripada di Mugello karena saat itu saya bahkan tidak bisa benar-benar mengendarai motor dengan baik," ujarnya.
Ketika ditanya mengapa masih tidak puas meski sempat tampil kompetitif di Le Mans dan Catalunya, Quartararo menilai Yamaha belum berhasil mengembangkan motor secara signifikan.
"Saya tidak puas dengan perkembangan motor kami. Motor yang kami gunakan sekarang pada dasarnya masih sama seperti yang ada pada September 2025. Dari prototipe pertama hingga saat ini, saya berharap ada langkah besar ke depan, tetapi kenyataannya kami masih berada di posisi yang sama," jelasnya.
Meski kecewa, Quartararo menegaskan bahwa tugasnya tetap memberikan performa terbaik setiap kali turun ke lintasan.
"Tugas saya adalah terus mendorong diri sendiri dan memberikan kemampuan terbaik. Itu yang akan saya lakukan jika merasa nyaman dengan motor," tambahnya.
Saat diminta menjelaskan masalah terbesar pada motor Yamaha saat ini, Quartararo menyebut kurangnya grip atau daya cengkeram sebagai kendala utama.
Baca Juga: Hasil MotoGP Italia 2026, Marco Bezzecchi Perkasa Bawa Aprilia Gusur Ducati Jadi Raja Mugello
"Masalahnya banyak. Tetapi jika harus memilih satu yang paling besar, tentu saja grip. Saat tes di Barcelona, kami langsung kompetitif ketika grip tersedia. Namun semuanya bergantung pada banyak faktor seperti karakter trek dan kondisi lintasan," katanya.
Selain grip, Quartararo juga menyoroti sejumlah kelemahan lain, mulai dari kemampuan menikung, kecepatan puncak, akselerasi, hingga aspek aerodinamika.
Mengenai kemungkinan adanya peningkatan performa motor dalam waktu dekat, Quartararo tidak terlalu optimistis.
Ia menilai Yamaha kemungkinan sudah mulai mengalihkan fokus pengembangan ke regulasi baru MotoGP dengan mesin 850 cc yang akan berlaku pada musim mendatang.
"Saya tidak melihat adanya respons besar dari Yamaha saat ini. Kami sudah berada di fase musim di mana saya rasa tidak akan ada banyak perubahan lagi. Selain itu, kami memang terlambat memulai proyek V4 dan tentu mereka juga harus mempersiapkan motor untuk musim depan. Jadi saya rasa tidak akan ada reaksi besar lagi untuk tahun ini," ungkapnya.
Hingga menjelang Grand Prix Hungaria, Quartararo masih berada di posisi ke-15 klasemen sementara MotoGP dengan raihan 37 poin.
Ia juga santer dikabarkan akan bergabung dengan Honda pada musim depan, meski kesepakatan tersebut belum diumumkan secara resmi.
Sementara itu, rekan setimnya di Yamaha, Alex Rins, menjadi pembalap Yamaha terbaik berikutnya di klasemen dengan menempati posisi ke-19 dan mengumpulkan sembilan poin.