GridOto.com - Memiliki plug-in hybrid seperti Lepas L8 PHEV tentunya punya pengalaman menarik terkait dengan pengecasan.
Pengecasan langsung lewat stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) diniscayakan menjadi kekuatan terbesar Lepas L8 PHEV.
Sobat tidak perlu sering-sering isi bensin menjadi keuntungan pertama plug-in hybrid semacam Lepas L8.
Bonus ketika kelangkaan BBM melanda, sobat cukup mengisi baterai di rumah dan menggunakan mobil di antara dua pengecasan (isi di rumah dan isi di kantor).
Tentu saja selama pengetesan Lepas L8, kami agak jarang menyentuh bensin karena mengandalkan pengisian daya baterai.
Baca Juga: Lepas L8 PHEV Dipakai Seperti BEV, Segini Konsumsi Listriknya
Salah satu pengisian dilakukan di SPKLU Beny Molino Pramuka di dekat Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Di titik ini, terdapat dua mesin charger 60 kW yang cukup populer dipakai oleh pengguna kendaraan listrik.
Kebetulan sewaktu kami mengecas, kami ditemani oleh MG4 EV yang lebih dahulu mengisi daya di samping kami.
Sebagai informasi, Lepas L8 PHEV memiliki kemampuan pengisian daya baterai hingga 40 kW.
Dengan daya masuk 29,9 kW, baterai berkapasitas 18,4 kWh milik Lepas L8 PHEV terisi sangat cepat.
Baca Juga: Mengintip Iritnya Lepas L8 PHEV, Buat Touring Sih Cocok Banget Ya
Dari ukuran aplikasi PLN Mobile, pengisian yang kami lakukan tuntas dalam waktu 37 menit 48 detik.
Daya isi yang kami masukkan dalam baterai adalah 13,2 kWh, dengan baterai mengindikasikan state of charge 99%.
Sehingga dalam satu siklus makan siang, sobat mesti siap-siap memindahkan mobil dengan segera.
Bayangkan saja, makan siang belum diantar tapi pengisian daya sudah selesai. Secepat itu.