GridOto.com - Mazda CX-5 terbaru telah meluncur di Jepang sebagai penerus dari CX-5 generasi sebelumnya (21/5).
Bergeser dari generasi kedua yang panjang umurnya, Mazda CX-5 hadir dengan banyak penyegaran, termasuk dari teknologi yang diusung.
Mazda menjual CX-5 di Jepang dengan banderol mulai dari 3.300.000 yen atau setara dengan Rp 368,87 juta (kurs 1 yen = Rp 111,78).
Mau itu termurah atau termahal, semua varian Mazda CX-5 sudah dibekali dengan mesin mild hybrid evolusi dari mesin CX-5 sebelumnya.
Berkode PY-VPH, mesin empat silinder 2.488 cc tersebut melontarkan tenaga 131 kW atau 176 dk dan torsi puncak 237 Nm yang disalurkan ke roda depan atau semua roda.
Baca Juga: Intip Dekat Mazda CX-5 Terbaru, Tiga Varian, Pilihan Warna Banyak
Tenaga dan torsi mesin tersambung langsung dengan transmisi 6-percepatan otomatis hidraulis, salah satu elemen yang belum hilang dari Mazda.
Sedikit berbeda dari sebelumnya, mesin ini sudah mild hybrid e-SKYACTIV G dengan tambahan motor mungil 24 Volt dan baterai 10 Ah.
Motor berkode MK pada mesin CX-5 hanya mengeluarkan tenaga 4,8 kW atau sekitar 6 dk dan torsi 60,5 Nm.
Dengan imbuhan mild hybrid ini, mesin PY-VPH harusnya lebih efisien terutama ketika menghadapi stop start di perkotaan.
Mesin mendapatkan tambahan akselerasi dari motor, lalu dapat energi listrik ekstra saat berdeselerasi, plus bisa menyalakan mesin lebih halus.
Baca Juga: Momen Tepat Bisa Laku, Yuk Intip Lagi Spesifikasi Mazda MX-30 R-EV
Pada spec sheet Mazda CX-5, Mazda berikan informasi lengkap mengenai konsumsi BBM pada mode Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Cycles (WLTC).
Berdasarkan pengetesan pada siklus tersebut, CX-5 penggerak roda depan mendapatkan hasil WLTC Mode 15,2 km/l.
Detailnya adalah 11,7 km/l untuk siklus Low Speed, 15,5 km/l untuk siklus Medium Speed, dan 17,2 km/l untuk High Speed.
Untuk penggerak semua roda, CX-5 dapat hasil WLTC Mode 14,2 km/l.
Sedikit lebih boros tentunya, dengan detail 10,9 km/l di siklus Low Speed, 14,4 km/l Medium Speed, dan 16,2 km/l High Speed.