GridOto.com - Pemesanan Honda Prelude di Indonesia sudah melampaui kuota distribusi tahun ini.
Akibatnya, sebagian konsumen yang sudah melakukan pemesanan terpaksa harus bersabar menunggu unit sampai tahun depan.
PT Honda Prospect Motor (HPM) mengonfirmasi saat ini masih ada 137 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Honda Prelude yang belum bisa dikirim pada 2026 karena keterbatasan kuota dari prinsipal Jepang.
“Jadi masih ada 137 SPK yang tidak bisa ter-delivery tahun ini karena tadi total SPK 287, sedangkan kuota tahun ini hanya diberikan kuota 150,” ujar Sales & Marketing and Aftersales Director HPM, Yusak Billy di Jakarta belum lama ini.
Dengan kondisi tersebut, ratusan pemesanan itu otomatis akan dialihkan pengirimannya ke tahun depan.
“Sehingga masih ada 137 SPK yang akan ter-carry over tahun depan,” lanjut Billy.
Meski begitu, HPM mengaku masih terus berupaya meminta tambahan kuota produksi ke Honda Motor Japan agar waktu tunggu konsumen tidak terlalu lama.
“Dan nanti kita akan bekerja sama ya dan koordinasi dengan Honda Motor juga, kita bisa refresh untuk menambah kuota supaya konsumennya tidak menunggu lama-lama lagi sampai tahun depan kira-kira seperti itu,” jelasnya.
Antusiasme tinggi terhadap Prelude memang sudah terlihat sejak awal pemesanan dibuka Januari 2026 lalu.
Baca Juga: Honda Prelude Banyak Dipesan dari Wilayah Ini, Kontribusinya 37 Persen
Awalnya Honda Indonesia hanya mendapat alokasi 40 unit untuk pasar domestik.
Namun kuota tersebut langsung habis dalam waktu singkat sehingga HPM kembali mengajukan tambahan unit.
“Kuota kami di tahun ini seperti yang pertama saya bicarakan, pertama itu hanya 40, kemudian kita request, karena hari pertama langsung habis dan kami minta nambah jadi 100, diberikan,” kata Billy.
Permintaan ternyata terus meningkat hingga menembus ratusan unit. Honda pun kembali meminta tambahan kuota dan akhirnya total jatah Prelude untuk Indonesia tahun ini menjadi 150 unit.
“Terus kami request ke Honda Motor Japan dan itu diberikan lagi tambahan 50, jadi tahun ini kuota yang diberikan untuk Indonesia itu 150,” sambungnya.
Saat ini HPM baru menyerahkan 20 unit pertama Honda Prelude kepada konsumen di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Seluruh kuota 150 unit untuk tahun ini ditargetkan selesai dikirim paling lambat Oktober 2026.
“Jadi hari ini baru 20. Dan 150 itu rencananya akan selesai sampai Oktober 2026 pengirimannya,” tutur Billy.
Sebagai informasi, Honda Prelude generasi keenam berkode BF1 dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 974,9 juta on the road Jakarta.
Indonesia juga menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menjual coupe hybrid tersebut.
Honda Prelude mengusung mesin 2.000 cc 4-silinder Atkinson Cycle yang dipadukan motor listrik e:HEV. Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga sistem sekitar 203 dk.
Mobil sport hybrid ini juga mendapat sejumlah komponen khas Civic Type R seperti dual-axis strut front suspension, adaptive damper, hingga rem Brembo 4-piston untuk menunjang karakter sporty-nya.