"Kemudian speedometer GTS 250 hanya ada lampu immobilizer dan day night sensor," buka Irvan Henrianto, Technical Training Manager PT Piaggio Indonesia (PID) kepada GridOto.
Oya, Vespa GTS 250 sudah dibekali dengan Vespa MIA dari pabrik.
Fitur ini memungkinkan motor terhubung dengan smartphone bikers atau pemilik motor via Bluetooth sehingga pada speedometer bisa menampilkan notifikasi dari smartphone hingga map.
Baca Juga: Dicari Bikers Lagi, Harga Vespa Sean Wotherspoon Bekas Tembus Ratusan Juta!
"Pada connectivity-nya ada fitur follow me dan find me yang mirip bike finder, cuma di find me ada suara klakson 2 kali," jelas Ivan saat ditemui di Pondok Indah Mall (PIM 2) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Fitur find me ini sebelumnya sudah diterapkan pada beberapa varian Piaggio.
"Sedangkan fitur follow me akan mengaktifkan lampu depan secara otomatis ketika knob keyless dalam posisi off," kata Ivan.
"Sehingga saat parkir di tempat gelap jadi lebih mudah menunju jalan atau pintu keluar," tambahnya.
Bergerak ke bagian mesin, vespa GTS 250 menggunakan jenis mesin yang sama dengan versi GTS 300.
"Yaitu 1 silinder 4 langkah High Performance Engine dan sudah liquid cool," jelas Ivan.
"Kapasitas mesin 249 cc, bore x strokenya 75 mm x 56,4 mm, jika dibandingkan dengan GTS 300 hanya ;ebih pendek sedikit untuk langkahnya," jelasnya.
Menurut Irvan, mesin GTS 250 jauh lebih bertenaga dibandingkan 150.
"Kalau dibandingkan dengan 150 cc otomatis 250 cc kita luar biasa, terutama dari sisi performa, kapasitas mesin, power dan torsi," kata Ivan.
Di atas kertas, mesin High Performance Engine (HPE) milik Vespa yang bernama resmi GTS Super Tech 250 mampu mengeluarkan tenaga 16,5 kW atau 22,1 dk dengan torsi 22,1 Nm.
"Tapi kalau dengan GTS 300 tidak terlalu jauh dari sisi penurunannya, karena memang 300 atau aktualnya 270 cc ke 250 cc otomatis ada penurunan performa torsi dan power," tuturnya.