"Kami lakukan beberapa hal. Kami restructure biaya dan melakukan efisiensi di manufacturing kami,” kata Agung.
Selain itu, Daihatsu juga menggandeng seluruh rantai pasok untuk mencari solusi jangka menengah, terutama dalam meningkatkan tingkat kandungan lokal pada komponen kendaraan.
“Lalu yang kedua kita ada pembahasan juga dengan total supply chain kita untuk mencari solusi dalam pengembangan lokalisasi dari beberapa komponen import,” lanjutnya.
Dengan kombinasi strategi tersebut, Daihatsu untuk sementara masih mampu menjaga stabilitas harga jual produknya.
Namun, jika tekanan kurs berlanjut dalam jangka panjang, bukan tidak mungkin penyesuaian harga akan menjadi opsi yang dipertimbangkan ke depan.