GridOto.com- Kondisi mesin menjadi salah satu bagian paling penting yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas.
Sebab, kerusakan pada mesin biasanya membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Hal tersebut disampaikan Valen, pemilik showroom mobil bekas Dexi Auto di Pasar Mobil Kemayoran.
Menurut Valen, pemeriksaan mesin bisa dimulai dari melihat kondisi fisik ruang mesin secara menyeluruh.
“Lihat dulu ada rembesan oli atau cairan lain nggak, ruang mesinnya bersih, kering, atau nggak, itu yang penting," ujar Valen.
Baca Juga: Menggiurkan, Mobil Bekas Toyota Agya G TRD 2015 Dijual Di Bawah Rp 100 Juta
Ia menjelaskan, bekas rembesan oli atau cairan pendingin dapat menjadi tanda adanya masalah pada komponen tertentu.
Selain itu, kondisi baut dan segel mesin juga perlu diperhatikan sebelum membeli kendaraan.
Menurut Valen, baut yang terlihat rusak atau bekas bongkar bisa menjadi indikasi mesin pernah mengalami perbaikan besar.
Calon pembeli juga disarankan membuka tutup pengisian oli untuk melihat apakah terdapat endapan lumpur atau kerak berlebih di dalam mesin.
“Kalau banyak kerak oli, biasanya perawatan sebelumnya kurang bagus,” lanjutnya.
Baca Juga: Ini Tiga Cara Mudah Bikin Aki Mobil Bekas Tipe Basah Awet Tahunan
Selain pemeriksaan visual, suara mesin juga perlu diperhatikan.
Mesin yang sehat umumnya memiliki suara halus tanpa bunyi decitan atau getaran berlebihan.
Pemeriksaan berikutnya bisa dilakukan lewat kondisi asap knalpot dan cairan radiator kendaraan.