Bahaya Isi Oli Mesin Melebihi Kapasitas yang Sudah Ditentukan

Ryan Fasha - Jumat, 22 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ilustrasi ganti oli mesin mobil.

GridOto.com - Pelumasan mesin dilakukan oleh oli mesin yang bersirkulasi terus menerus.

Seiring pemakaian maka oli mesin ini kotor dan harus diganti dengan oli baru.

Penggantian oli mesin sering dilakukan sendiri oli pemilik mobil karena memang mudah dilakukan.

Ada beberapa anggapan juga bahwa mengisi oli mesin melebihi volume yang sudah ditentukan sah-sah saja.

"Wah, enggak disarankan ya isi oli mesin itu melebihi kapasitas yang sudah ditentukan karena ada dampaknya," ucap Pranoto, Service Advisor (SA) bengkel resmi Toyota Auto2000 Pramuka, Jakarta Timur.

Dwi Wahyu R./GridOto.com
Dipstick oli mesin

Baca Juga: Begini Indikasi pada Mesin Mobil Kalau Terkena Oli Mesin Palsu

"Kalau isi oli mesin mobil berlebihan itu membuat kinerja pompa oli mesin menjadi lebih berat," tambahnya.

Ruang crankcase sudah didesain sehingga membutuhkan oli yang disebutkan di buku panduan kepemilikan.

Jika berlebihan maka pelumasan malah akan terganggu dan kinerjanya enggak maksimal.

"Sebelum ganti oli mesin pahami dahulu berapa kapasitas yang harus dituang dengan atau tanpa penggantian filter oli mesin," jelasnya lagi.

Misalnya, kapasitas oli mesin mobil hanya 3,5 liter jangan sampai diisi 4 liter atau bahkan lebih.

Auto2000
Ilustrasi ganti oli mesin pada mobil

Baca Juga: Oli Mesin Sering Kurang Tapi Tidak Ada Kebocoran? Mungkin dari Sini

"Jangan pula mengurangi volume oli mesin yang sudah ditentukan, ini malah nanti banyak komponen yang tidak terkena pelumasan," bebernya lagi.

Itulah bahaya jika kita iseng mengisi oli mesin mobil melebihi kapasitasnya.

YANG LAINNYA