Kebiasaan Menunda Servis Kecil Bisa Picu Kerusakan Mobil Lebih Besar

Fahmy Fauzy Muhammad - Jumat, 22 Mei 2026 | 08:00 WIB

Ilustrasi servis di dealer Mitsubishi

 

GridOto.com- Sebagian pemilik mobil masih sering menunda servis ringan karena merasa kendaraan masih bisa digunakan seperti biasa.

Padahal, kebiasaan tersebut berpotensi memicu kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan lebih mahal.

Hal tersebut disampaikan Bagas, penanggung jawab bengkel Aji Motor di Pasar Mobil Kemayoran.

Menurut Bagas, kerusakan besar pada mobil sering diawali dari masalah kecil yang dibiarkan terlalu lama.

“Kadang awalnya cuma telat servis biasa, tapi lama-lama efeknya bisa merembet ke bagian lain,” ujar Bagas.

 

FahmyFM/GridOto.com
Proses ganti oli mobil

Baca Juga: Alasan Kenapa Melakukan Servis Rem Mobil Berkala Sangat Penting

Salah satu contoh yang cukup sering terjadi ialah keterlambatan mengganti oli mesin secara berkala.

Jika oli sudah menurun kualitasnya, proses pelumasan mesin menjadi kurang optimal sehingga komponen internal lebih cepat aus.

Dalam kondisi tertentu, masalah tersebut bahkan berisiko memicu kerusakan serius pada mesin.

Selain oli mesin, keterlambatan mengganti kampas rem juga disebut dapat berdampak pada komponen pengereman lain.

Ilustrasi cara bersihkan kampas rem mobil bekas

Baca Juga: Inilah Tiga Ciri-ciri AC Di Mobil Bekas Kalian Sudah Harus Diservis

Menurut Bagas, kampas rem yang sudah habis dapat mempercepat keausan piringan cakram dan menurunkan performa pengereman.

“Kalau kampas rem tipis terus dipakai, nanti cakram ikut rusak gitu kan pasti kemakan dia ya, sama pasti diujung nanti biayanya lebih besar,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kondisi aki, kabel kelistrikan, hingga oli transmisi juga perlu diperhatikan agar tidak memicu gangguan pada sistem lain di kendaraan.

Karena itu, melakukan servis berkala dan menangani masalah kecil sejak awal dinilai lebih efektif dibanding menunggu kerusakan berkembang menjadi lebih parah.

YANG LAINNYA