GridOto.com - Momen long weekend sepanjang Mei 2026 diprediksi bakal membuat lalu lintas menuju kawasan wisata semakin padat.
Kondisi tersebut tak cuma bikin waktu tempuh bertambah, tapi juga menguji kenyamanan pengemudi, terutama saat menghadapi antrean di jalan menanjak.
Situasi seperti ini kerap membuat pengemudi kerepotan mengatur kendaraan agar tidak mundur saat mobil kembali berjalan.
Menjawab kondisi tersebut, Suzuki mengandalkan dua fitur pada Grand Vitara, yakni Electronic Parking Brake (EPB) dan Hill Hold Control (HHC).
Fitur EPB kini menggantikan rem parkir model tuas manual yang sebelumnya digunakan. Pengoperasiannya cukup lewat tombol, sehingga dinilai lebih praktis ketika mobil berhenti di kemacetan atau saat parkir.
“Grand Vitara merupakan model perdana yang menggunakan Electronic Parking Brake bagi lini produk Suzuki di Indonesia. Pengoperasiannya sederhana, mekanismenya meyakinkan, serta tuasnya menambah kesan mewah dalam kabin,” ujar Yulius Purwanto, Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).
Selain EPB, SUV ini juga dibekali Hill Hold Control.
Baca Juga: Pas Buat Mudik lebaran Idul Adha, Suzuki Ertiga 2012 Mulai Rp 80 Juta
Fitur tersebut bekerja menahan posisi mobil beberapa detik agar tidak mundur ketika berhenti di tanjakan.
Sistem akan aktif otomatis saat pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas. Dengan begitu, mobil tetap diam sesaat sebelum kembali melaju.
“Perjalanan pada momen long weekend umumnya lebih dinamis karena sering melewati rute yang tidak selalu familiar, termasuk antrean pada jalan menanjak menuju kawasan wisata. Melalui fitur Hill Hold Control di Grand Vitara, kami ingin membantu pengendara merasa lebih percaya diri,” kata Yulius.
Meski begitu, Suzuki mengingatkan fitur keselamatan tetap harus dibarengi teknik berkendara yang benar.
Pengemudi diminta tetap menjaga jarak aman, mengatur akselerasi, serta memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pemeriksaan rem, ban, cairan kendaraan hingga kondisi mesin disebut penting dilakukan sebelum berangkat liburan, terutama jika melintasi jalur padat dan menanjak.