Hasil Kolaborasi GAC dan Huawai, Ini Spek Mobil Listrik Aistaland GT7

Panji Nugraha - Jumat, 8 Mei 2026 | 07:00 WIB

Aistaland GT7, sebuah station wagon atau shooting brake listrik hasil kolaborasi strategis antara GAC Group dan Huawei

Layar utama mobil listrik ini berukuran besar di bagian tengah dasbor berfungsi sebagai pusat kontrol kendaraan yang responsif terhadap perintah suara dan gestur tangan.

Bagian interior menawarkan kemewahan kelas atas dengan penggunaan material ramah lingkungan dan sistem tata suara premium untuk memanjakan telinga penumpang.

Panji Nugraha/GridOto
Lampu depan Aistaland GT7

Teknologi pengisian daya super cepat menjadi standar pada GT7, memungkinkan pengisian baterai hingga 80 persen hanya dalam waktu yang sangat singkat.

Mobil penantang Nio ET5 Touring, Zeekr 001, dan Denza Z9 GT dibangun menggunakan arsitektur listrik 800V yang mendukung pengisian cepat hingga 6C.

GT7 ini dibekali sistem penggerak multi-motor listrik, namun detail tenaga belum terinfo. 

Untuk baterai, GT7 menggunakan Qilin hasil pengembangan bersama CATL.

Jarak tempuh maksimal yang ditawarkan oleh sedan ini diklaim mampu melampaui 700 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan standar pengujian.

Struktur rangka mobil dirancang dengan tingkat kekakuan tinggi guna memberikan perlindungan maksimal bagi penumpang sekaligus meningkatkan kestabilan saat kecepatan tinggi.

Kemitraan antara GAC dan Huawei ini dipandang sebagai langkah krusial dalam mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan pada kendaraan listrik masa depan.

Aistaland GT7 diproyeksikan akan menjadi standar baru bagi mobil listrik pintar yang menggabungkan performa mesin elektrik dengan kecanggihan komputasi awan.

YANG LAINNYA