Tamatlah Sudah, Ini Dia Tampang Perwira TNI Gadungan Naik Honda HR-V Nyolong 250 Kg Telur Pedagang

Irsyaad W - Senin, 27 April 2026 | 19:30 WIB

Tampang perwira TNI pangkat kapten Abdulrahman gadungan yang ternyata bernama asli Enjang (64), pelaku penipuan order 250 Kg teluar ayam ke pedagang di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat

GridOto.com - Tamatlah sudah aksi pria berseragam perwira TNI naik Honda HR-V yang nyolong 250 kilogram (Kg) telur ayam pedagang di kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat.

Perwira TNI gadungan itu telah tertangkap, dan terkuak bernama asli Enjang (64) warga kabupaten Bandung Barat, Jabar.

Ia ditangkap Tim Resmob Polres Sumedang bersama Unit Reskrim Polsek Pamulihan di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, sekitar pukul 21.15 WIB, (24/4/26).

Dalam aksinya, pelaku menyamar sebagai perwira TNI berpangkat Kapten dan berdinas di Kodam III/Siliwangi dengan nama Abdulrahman.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya mengatakan, dengan penampilan itu ia berhasil meyakinkan seorang pedagang telur untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar.

Peristiwa penipuan bermula sekitar pukul 12.00 WIB, (14/4/26). Pelaku datang dan memesan telur sebanyak 250 kg dengan nilai transaksi mencapai Rp 7.290.000.

Untuk menambah kepercayaan korban, pelaku berjanji akan melakukan pembayaran melalui transfer bank setelah barang sampai di kantor Kecamatan Pamulihan.

Namun, setibanya di lokasi, pelaku meminta agar telur dipindahkan ke mobil pribadinya, sebuah Honda HR-V putih dengan nomor polisi F 1147 QL yang diduga menggunakan pelat palsu.

Setelah berhasil menguasai barang, pelaku melancarkan tipu daya lanjutan.

Ia meminta korban pergi ke Bank BRI Unit Cimanggung dengan alasan istrinya, yang disebut bernama 'Bu Ida', akan menyerahkan uang pembayaran.

Baca Juga: Meyakinkan Naik Honda HR-V, Pria Berseragam Perwira TNI Nyolong 250 Kg Telur Ayam Pedagang

Facebook/@Koramil Tanjungsari
Wajah perwira TNI gadungan bernama Enjang (64) yang nyolong 250 Kg telur ayam pedagang naik Honda HR-V dengan modus bazar di kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat

Korban yang percaya kemudian menuju bank tersebut. Namun, pihak bank menyatakan tidak ada pegawai dengan nama yang dimaksud.

Saat itulah korban menyadari telah ditipu, sementara pelaku sudah melarikan diri membawa ratusan kilogram telur.

Proses Penangkapan

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Kabupaten Bandung Barat.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Dari tangan pelaku, satu unit mobil Honda HR-V, telepon genggam, seragam mirip seragam TNI, dan atribut militer seperti sabuk dan wing turut diamankan," ujar Awang dikutip dari Kompas.com.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain di wilayah berbeda.

Pelaku diketahui diduga pernah melakukan aksi serupa di Kabupaten Bandung.

Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, memastikan pelaku bukan anggota TNI aktif.

"Kami pastikan yang bersangkutan adalah TNI gadungan," tegas Ardianto.

Dok. X/Kompas.com
pria berseragam perwira TNI dan Honda HR-V diduga gadungan yang membawa kabur 250 Kg telur ayam pedagang di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan institusi TNI, terutama dalam transaksi jual beli.

"Jika ada gerak-gerik yang mencurigakan, terlebih itu mengatasnamakan TNI, segera laporkan ke Koramil atau Polsek terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti aparat terkait," tambahnya disitat dari TribunJabar.id.

YANG LAINNYA