GridOto.com - Ternyata tarikan motor bekas yang ngempos bukan hanya akibat ring piston sudah mulai lemah.
Pasalnya, ring piston lemah kompresi mesin jadi bocor sehingga bikin tenaga mesin loyo atau ngempos.
Efek lainnya yang disebabkan oleh ring piston lemah bikin motor ngebul tipis saat digeber pada rpm tinggi.
Ngebul tipis saat digeber pada rpm tinggi itu merupakan oli mesin yang ikut terbakar di ruang bakar.
Awas, hal ini berimbas ke volume oli mesin motor kalian yang juga cepat menyusut.
Selain ring piston, ternyata kondisi dinding liner pada blok silinder juga bisa penyebab mesin ngempos.
"Ya benar, kondisi dinding liner pada blok silinder juga bisa penyebab mesin ngempos dan ngebul," buka Ryan Fasha pemilik bengkel K.1 Garage.
Umumnya disebabkan dinding blok silinder yang terkikis dan membuat kinerja ring piston jadi enggak maksimal.
"Efeknya juga bikin kompresi bocor yang akhirnya mempengaruhi performa, misalnya tarikan motor ngempos atau loyo, sama seperti gejala ring piston lemah," bebernya.
Ada beberapa solusi kalau dinding liner pada blok silinder ngemal atau terkikis, biasanya tergantung oleh bahan linernya.
Kalau blok silinder motor Yamaha yang pakai teknologi Die casting aluminium Silicon (DiASil) ini harus ganti baru.
"Sebab enggak bisa dikorter," jelas Ryan saat ditemui di Jl. Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun.
Namun buat dinding liner yang masih besi bisa dikorter, seperti motor Honda pada umumnya.
"Sebagian besar blok silinder motor Honda masih menggunakan bahan besi (cast iron) pada dinding linernya," jelas Ryan.
"Sehingga kalau terkikis atau baret masih bisa dikorter," tambahnya.
Saat dinding liner dikorter berarti lapisan liner yang baret dibubut dan diamaternya menjadi lebih besar.
Makanya, liner yang dikorter membutuhkan ukuran piston yang lebih besar atau biasa dikenal dengan oversize (OS).
"Namun, OS pada blok silinder bawaan motor Honda enggak boleh sembarangan, amannya hingga OS 75 (0,75 mm) saja," tuturnya.
Nah, itu tadi penyebab lain mesin loyo dan keluar asap halus selain disebabkan ring piston yang lemah.
Baca Juga: Ternyata Ini Ciri-ciri Tutup Radiator Di Motor Bekas Sudah Rusak