Harus Tahu, Ini Efek Samping Putaran Idle Mesin Mobil Bekas Terlalu Rendah

ARSN - Senin, 13 April 2026 | 13:50 WIB

Ilustrasi putaran mesin mobil bekas

GridOto.com - Pemilik mobil bekas harus tahu efek sampingnya bila putaran idle mesin mobil terlalu rendah.

Umumnya, putaran mesin atau idle ada di rentang 800-900 rpm sesuai spesifikasi pabrikan.

Seiring waktu, kondisi idle mesin mobil bisa saja mengalami masalah seperti lebih rendah dari kondisi normal.

Hal ini disebabkan oleh komponen sensor Idle Air Control Valve (IACV) yang sudah mengalami kotor.

Aliran udara yang melewati sensor tersebut akan berkurang sehingga membuat putaran mesin rendah.

Walau terlihat seperti normal-normal saja, tapi putaran mesin mobil yang rendah bisa menyebabkan masalah.

Sensor Idle Air Control Valve (IACV) pada mobil

"Kondisi mesin saat putaran idle tidak normal seperti lebih rendah bisa menyebabkan masalah seperti oli mesin yang tidak tersalurkan dengan sempurna," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.

"Putaran mesin yang rendah membuat kinerja pompa oli juga menjadi melambat, ini akan berisiko membuat gesekan antar komponen tidak terlumasi dengan baik," tambah pria yang bengkelnya di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Bila dibiarkan terlalu lama bisa membuat komponen rusak lebih cepat karena komponen yang saling bergesekan tidak mendapat pelumas.

Selain itu, putaran mesin yang rendah juga bisa membuat sistem pengisian terganggu.

Arus listrik dari alternator yang menuju aki akan berkurang namun kebutuhan arus listrik dari aki tetap.

Ryan/GridOto.com
Pengisian voltase aki dari alternator

Ini akan memperpendek umur aki mobil karena tidak seimbangnya antara pengisian dan pemakaian arus listrik.

"Sebaiknya kalau ada gejala putaran mesin bermasalah langsung diperbaiki sebelum memunculkan masalah baru pada mobil," tutup Kode, panggilannya.

Baca Juga: Intip Daftar Harga Mobil Bekas Mitsubishi Pajero Sport 2011, Badak Dijual Cuma Segini

YANG LAINNYA