Ada Program MBG, Penjualan Daihatsu Gran Max Naik Segini

Wisnu Andebar - Kamis, 9 April 2026 | 11:05 WIB

Daihatsu sebut penjualan Gran Max naik

GridOto.com - Penjualan kendaraan komersial Daihatsu Gran Max mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu faktor yang diduga ikut mendorong lonjakan tersebut adalah meningkatnya kebutuhan kendaraan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, saat ditemui di ajang GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Tri mengungkapkan bahwa penjualan Gran Max, khususnya varian Pick Up dan Blind Van, menunjukkan kenaikan cukup besar jika dibandingkan periode sebelumnya.

“Saat ini sebenarnya kami di Daihatsu tidak bisa memilah secara pasti. Karena saat ini pertumbuhan, khususnya Gran Max Pick Up, mengalami kenaikan dari sebelum Q3 dibandingkan dengan Q4 pada tahun lalu (2025),” ujar Tri.

Menurutnya, rata-rata penjualan Gran Max Pick Up yang sebelumnya berada di kisaran 3.300 unit per bulan meningkat menjadi sekitar 4.200 unit per bulan.

Sementara varian Blind Van juga melonjak dari sekitar 1.200 unit per bulan menjadi 2.300 unit per bulan.

Meski demikian, Daihatsu mengaku belum dapat memastikan apakah lonjakan permintaan tersebut secara langsung dipicu oleh kebutuhan kendaraan untuk program MBG.

“Tetapi kami terus terang tidak bisa mengidentifikasi apakah memang ini dipicu juga oleh MBG,” jelasnya.

Baca Juga: Daihatsu Ramaikan GIICOMVEC 2026, Bawa 4 Gran Max untuk Solusi Usaha

Tri menambahkan, peningkatan permintaan Gran Max datang dari berbagai segmen konsumen.

Selain pembelian retail oleh individu, Daihatsu juga menerima pesanan dalam jumlah besar dari perusahaan logistik melalui skema pembelian armada.

“Yang kami terima selain juga kenaikan dari permintaan retail, dalam arti atas nama pribadi, kami juga menerima order dari sisi logistik berupa fleet. Nah, khususnya untuk fleet biasanya memang itu dari rental company,” kata Tri.

Namun untuk pembelian atas nama pribadi, Daihatsu mengaku cukup sulit menelusuri tujuan penggunaan kendaraan tersebut.

“Tetapi kalau untuk yang atas nama pribadi kami terus terang agak bias. Apakah ini digunakannya untuk apa, karena menggunakan nama pribadi,” lanjutnya.

Meski demikian, Daihatsu memastikan bahwa permintaan Gran Max dalam beberapa bulan terakhir memang meningkat cukup tajam.

“Tapi yang pasti ada terjadi kenaikan antara sebelum Q3 dengan Q4 itu kurang lebih sekitar 40 persen di segmennya Gran Max,” ujarnya.

Gran Max sendiri merupakan tulang punggung Daihatsu di segmen kendaraan komersial ringan.

Sepanjang Januari–Desember 2025, seri Gran Max mencatat penjualan 61.871 unit dan memimpin pasar di segmen commercial low dengan pangsa pasar sekitar 65 persen.

Secara rinci, Gran Max Pick Up terjual sebanyak 43.199 unit dengan pangsa pasar sekitar 58 persen di segmen pick up low.

Sementara Gran Max Mini Bus mencatatkan penjualan 18.672 unit dan mendominasi segmen semi commercial dengan pangsa pasar sekitar 92 persen.

Secara keseluruhan, Daihatsu menutup tahun 2025 dengan penjualan retail sebesar 137.835 unit, sekaligus mempertahankan posisi sebagai merek mobil nomor dua terlaris di Indonesia selama 17 tahun berturut-turut.

YANG LAINNYA