GridOto.com - Pemilik motor matic harus tahu nih, kalau setelah terobos banjir wajib langsung bongkar CVT.
Pasalnya CVT motor matic yang habis menerjang genangan atau banjir dikhawatirkan menyimpan air.
Apalagi, saat ini curah hujan mulai tinggi di beberapa daerah termasuk di Jakarta dan sekitarnya.
Efeknya, bisa bikin genangan air yang tinggi atau bahkan bikin banjir di beberapa titik jalan.
"Pasti kan kalau kita menerobos banjir CVT seperti slip gitu, itu karena air masuk," ucap Ryan Fasha pemilik bengkel K.1 Garage.
"Memang kalau motor terus dibawa jalan air bisa hilang, tapi tidak seluruhnya bakal habis airnya," tambah Dody yang buka di Jl. Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun.
Air yang tersisa di area CVT ini harus segera dihilangkan.
"Kalau tidak bisa bikin part CVT rawan karatan, seperti di mangkok ganda contohnya," lanjutnya.
Lalu area yang terdapat gemuk atau grease juga wajib diperiksa dan ganti gemuknya.
"Karena kalau kena air dia bakal kering," lanjut pria yang biasa dipanggila Ryan ini.
Lanjut oli gardan, baiknya juga ganti baru sekalian dengan oli mesinnya.
"Karena kalau oli bercampur air efeknya bisa bikin pelumasan menurun, nanti bisa bikin friksi dan bikin komponen tidak awet," tutupnya.
Baca Juga: Ini Bagian Yang Perlu Dicek Saat Motor Matic Terasa Goyang di Bagian Belakang