"Mario juga kesulitan saat pertama tampil di COTA. Tapi saat sudah ketemu ritme-nya, ini sirkuit yang menyenangkan," ungkap Mario.
Makanya, target utama pembalap berjuluk Super Mario ini di COTA adalah bisa mendapatkan settingan motor dan ritme yang baik agar bisa dapat hasil maksimal.
Baca Juga: Start P9 Berakhir di Gravel, Mario Aji Gagal Finis di Tengah Hujan Red Flag Moto2 Thailand
Berbicara soal Honda NSF 250RW yang akan ditunggai di Moto3 Amerika, Veda sendiri mengaku tidak memiliki keluhan.
"Setiap motor balap punya kelebihan dan kekurangan masing-masing saat ada di lintasan," tambah Veda.
"Seperti di seri Brasil lalu, para pembalap yang menggunakan motor brand lain punya masalah pada traksi roda depan. Tapi saya yang menggunakan Honda tidak merasakan hal itu," tuturnya.
Makanya, untuk di seri Moto3 Amerika ini Veda memang berfokus penuh untuk meningkatkan kemampuannya.
"Dari motor tidak ada masalah. Sekarang tinggal bagaimana Veda bisa meningkatkan kemampuan di atas lintasan," tutup pembalap asli Gunung Kidul, Yogyakarta.