GridOto.com - Yamaha Motor Company baru-baru ini meluncurkan skutik sport terbarunya yakni AERO X.
Motor yang hadir di Osaka Motor Show 2026 siap dirilis untuk pasar Jepang pada paruh kedua 2026.
Melansir GreatBiker, AERO X diketahui adalah pengembangan dari skuter sport Yamaha di Asia Tenggara, dengan peningkatan pada desain, teknologi, dan pengalaman berkendara.
Tampilannya agresif dengan garis tajam serta fairing depan belakang yang terinspirasi motor sport seri Yamaha YZF series.
Secara keseluruhan, motor ini lebih terasa seperti motor sport dalam bentuk skuter.
Salah satu fitur utama adalah sistem YECVT (Yamaha Electric CVT).
Teknologi ini menyediakan dua mode berkendara, yakni Mode T untuk kenyamanan dan Mode S untuk performa.
Baca Juga: Aerox Versi Ringkas, Yamaha RIlis Matik 155cc Baru yang Bisa Bawa Galon
Selain itu, terdapat tombol SHIFT yang memberikan sensasi perpindahan gigi, sekaligus membantu akselerasi dan engine brake.
Dari sisi mesin, AERO X dibekali mesin Blue Core 155 cc dengan teknologi VVA.
Tenaga yang dihasilkan sekitar 15,4 dk, dengan karakter responsif di putaran bawah dan tetap bertenaga di putaran tinggi.
Kombinasi mesin dan YECVT membuat performanya terasa lebih agresif.
Untuk menunjang handling, Yamaha menggunakan rangka underbone dengan roda 14 inci di depan dan belakang.
Sistem pengereman cakram di kedua roda, suspensi depan besar, serta shock belakang dengan reservoir mendukung kestabilan saat berkendara sporty.
Fitur modern juga melengkapi motor ini, seperti layar TFT 4,2 inci, konektivitas Y-Connect, smart key, serta lampu full LED.
Baca Juga: Warna Barunya Nongol di IIMS 2026, Harga Yamaha Aerox Bekasnya Cuma Segini
Bagasi bawah jok berkapasitas 24,5 liter dan tinggi jok sekitar 790 mm, dengan desain yang tetap ramah untuk pengendara.
Yamaha menyebut AERO X akan mulai dipasarkan di Jepang pada musim panas 2026, meski harga resminya belum diumumkan.
Lalu apa perbedaannya dengan Aerox 155 biasa yang dijual di Indonesia?
Kedua motor sama-sama sebenarnya menggunakan mesin 155 cc Blue Core dengan VVA.
Namun, perbedaan utama ada pada transmisi.
AERO X sudah dibekali teknologi YECVT (Yamaha Electric CVT) yang memungkinkan pengendara memilih mode berkendara (T dan S) serta fitur SHIFT untuk sensasi perpindahan gigi.
Sementara Aerox 155 masih mengadopsi CVT konvensional tanpa fitur tersebut.
Aerox 155 dirancang untuk penggunaan harian dengan karakter sporty yang tetap nyaman.
Sebaliknya, AERO X menawarkan pengalaman berkendara lebih agresif dan responsif, mendekati sensasi motor sport.