Ingin Hapus Tradisi Berbahaya, Dedi Mulyadi 'Bersih-bersih' Penyapu Koin di Pantura

Ferdian - Senin, 16 Maret 2026 | 12:30 WIB

Aktivitas para penyapu koin di jembatan Sewon Indramayu jelang Lebaran

GridOto.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sedang mencari para penyapu koin yang biasa beraktivitas di kawasan Jembatan Kali Sewo di jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu.

Ia meminta Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk mendata warga yang selama ini mencari uang recehan di lokasi tersebut.

Permintaan itu disampaikan Dedi pada Sabtu (14/3/2026) siang usai menghadiri kegiatan pemberian kompensasi kepada ratusan tukang becak di Polsek Gempol, Kabupaten Cirebon.

Para tukang becak tersebut diminta tidak beroperasi sementara selama arus mudik Lebaran.

Langkah serupa rencananya akan diterapkan di wilayah Indramayu, khususnya di area Kali Sewo, yang dikenal memiliki tradisi lama berupa warga mencari koin yang dilempar pengendara ke jalan atau sungai.

Tradisi ini disebut telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menurut Dedi, kebiasaan tersebut perlu segera ditangani karena berpotensi membahayakan keselamatan, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis pada masa mudik.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta lebih dulu mendata warga yang biasanya berada di lokasi tersebut.

Baca Juga: Lengkap! Ini Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026

Selama ini aparat kepolisian kerap menertibkan warga yang turun ke jalan untuk mengambil koin.

Namun, setelah dibubarkan, mereka biasanya kembali lagi sehingga persoalan tersebut terus terjadi setiap tahun.

Sebagai solusi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memberikan kompensasi kepada warga yang biasa melakukan aktivitas tersebut agar mereka tidak turun ke jalan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Melansir Kompas.com, Dedi menjelaskan bahwa kebijakan penghentian sementara ini hanya berlaku selama masa puncak mudik.

Skema tersebut meniru langkah yang sebelumnya dilakukan di wilayah Pantura Cirebon, di mana para tukang becak menerima bantuan agar tidak beroperasi sementara waktu.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menilai aktivitas menyapu koin di pinggir jalan sangat berbahaya.

Risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi ketika jumlah kendaraan meningkat tajam saat arus mudik berlangsung di jalur Pantura.

Menurutnya, selain berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas, keselamatan warga yang berada di tepi jalan menjadi perhatian utama pemerintah dalam pengaturan arus mudik tahun ini.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Liburkan Angkot, Ojek, Andong dan Becak saat Lebaran 2026, Gantinya Rp 200 Ribu per Hari

Karena itu, Kementerian Perhubungan berharap kegiatan tersebut dapat dihentikan sementara selama periode mudik.

Dengan adanya pendataan dan rencana pemberian kompensasi, diharapkan warga tidak lagi turun ke jalan untuk mencari koin sehingga keselamatan mereka tetap terjaga dan arus kendaraan di jalur Pantura dapat berjalan lebih lancar.

YANG LAINNYA