GridOto.com - Putaran pertama IM4AC 2026 yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram (28 Feb - 1 Maret), menjadi bukti kegigihan pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM).
Turun dengan motor NSF250R, empat pembalap belia yakni Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Maulana Malik, dan Muh Badly Ayatullah, tampil sangat kompetitif.
Race 1, Bintang Pamer Manuver Ciamik
Balapan pertama pada hari Sabtu (28/2) berlangsung sangat dramatis.
Start dari posisi ke-5, Bintang Pranata Sukma menunjukkan kematangan strategi yang luar biasa.
Sepanjang 15 lap, ia bersama Resky dan Badly terus menempel barisan depan sambil melakukan manajemen ban yang cerdik.
Puncaknya terjadi di lap terakhir.
Saat semua orang mengira posisi podium sudah terkunci, Bintang yang berada di posisi ke-5 melakukan aksi late braking di tikungan akhir.
Ia menusuk masuk, melewati dua pebalap sekaligus, dan melakukan cornering yang mulus.
Baca Juga: Start P9 Berakhir di Gravel, Mario Aji Gagal Finis di Tengah Hujan Red Flag Moto2 Thailand
Hasilnya? Podium ketiga resmi menjadi milik Indonesia!
Race 2, Tensi Tinggi dan Drama Penalti
Memasuki balapan kedua di hari Minggu (1/3), semangat para pembalap semakin membara.
Bintang bahkan sempat memimpin jalannya lomba di awal lap.
Badly dan Resky pun tak mau kalah dengan ikut merangsek ke posisi lima besar.
Namun, balapan kelas Moto4 memang penuh risiko.
Di lap akhir yang krusial, tensi meningkat drastis, Bintang dan Badly sempat melebar hingga kehilangan posisi podium.
Sementara itu Resky Yusuf mengalami insiden tabrakan yang membuatnya harus kembali ke paddock lebih awal.
Bintang sebenarnya berhasil finis di posisi ke-4, namun karena terkena penalti track limit, ia harus rela turun ke posisi ke-5.
Klasemen Sementara: Modal Kuat ke Qatar
Meski penuh drama di balapan kedua, hasil ini menempatkan Bintang Pranata Sukma di posisi ke-4 klasemen sementara dengan 27 poin.
Disusul oleh Badly di posisi ke-10 (12 poin), Resky ke-13 (6 poin), dan Maulana ke-17 (3 poin).
"Alhamdulillah, round pertama sudah selesai. Race dua tadi cukup menantang, saya mencoba mencuri posisi podium tapi di lap akhir banyak insiden. Saya akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk seri Qatar," ungkap Bintang penuh optimisme.
Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, turut memberikan apresiasi.
Menurutnya, kegigihan para pebalap belia lulusan AHRS ini menjadi bekal positif untuk mengharumkan nama bangsa di kancah Asia.
"Para pmbalap muda mampu menampilkan pertarungan yang kompetitif dalam bersaing dengan pebalap potensial Asia lainnya. Hal ini tentu menjadi bekal positif bagi mereka. Melalui semangat Satu Hati, kami akan terus mendukung mereka untuk tumbuh sebagai pebalap yang berprestasi dan membanggakan bangsa," ujar Andy.
Gelaran IM4AC akan kembali berlangsung pada bulan April mendatang dan dilaksanakan di Lusail International Circuit, Qatar.