“Dan kenapa sekarang T-Max itu juga sudah bisa dijual? ya karena memang T-Max itu sudah comply dengan road regulation, SNI, dan lain-lainnya, seperti itu,” jelasnya.
Sementara untuk Yamaha MT-07, meski diproduksi di dalam negeri untuk pasar ekspor, spesifikasinya dinilai belum sepenuhnya memenuhi regulasi domestik.
“Sedangkan kenapa MT-07 belum kita jual ya? karena memang belum comply ya itu. Tadi balik ke apa namanya policy yang strictly sama dengan compliance, makanya Yamaha belum jual MT-07,” tambahnya.
Rifki juga menepis anggapan bahwa Yamaha enggan menjual moge CBU karena faktor harga yang dianggap terlalu tinggi untuk pasar Indonesia.
“Enggak sih, bahkan sudah dibuktikan kan bahwa di T-Max dengan harga segitu pun kami buka inden online, first batchnya sudah langsung sold out. Jadi lebih ke arah si policy sih,” tegasnya.