Jangan Asal Menepi Saat Buka Puasa di Jalan, Risiko Ini Mengintai

Ferdian - Jumat, 20 Februari 2026 | 10:30 WIB

Ilustrasi istirahat di rest area

GridOto.com - Memasuki bulan Ramadan, cara berkendara juga perlu sedikit penyesuaian.

Alasannya saat puasa tubuh menahan lapar dan haus seharian, jadi stamina biasanya tidak sebugar biasanya.

Oleh karena itu pengemudi sebaiknya mengatur ritme perjalanan dan tidak memaksakan diri.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, mengingatkan agar pengemudi lebih hemat tenaga saat berkendara di bulan puasa.

Sebisa mungkin hindari aktivitas yang terlalu menguras fisik maupun pikiran.

“Kalau memungkinkan, hindari kemacetan. Tetap sabar dan toleran saat menghadapi pengguna jalan lain,” ujarnya menukil Kompas.com.

Ia juga mengingatkan, kalau ingin berhenti untuk berbuka puasa, pastikan memilih tempat parkir yang resmi dan aman.

Baca Juga: Mudik Lebaran Naik Mobil Bekas Daihatsu Rocky, Tipe 1.2 X M/T Cuma Segini

Jangan berhenti sembarangan di pinggir jalan.

Meski sudah menepi dari badan jalan, tetap ada risiko tertabrak kendaraan lain.

Untuk urusan berbuka, Sony menyarankan agar tidak makan berlebihan.

Cukup sekadar membatalkan puasa dulu.

Jenis makanannya pun tidak perlu yang aneh-aneh, yang penting tidak terlalu banyak, tidak merangsang, dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Menurutnya, momen berbuka bukan cuma soal membatalkan puasa saja, tapi juga harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan.

Pastikan asupan yang dikonsumsi tepat dan lokasi berhenti benar-benar aman.

Kalau semua dilakukan dengan benar, perjalanan setelah berbuka pun bisa dilanjutkan dengan lebih nyaman dan aman.

YANG LAINNYA