GridOto.com - Keamanan struktur mobil listrik bertumpu pada struktur sasis sebagai bagian utama.
BYD sebagai produsen mobil listrik asal Cina telah merancang struktur sasis yang menjamin keamanan lebih baik terhadap benturan.
Mobil listrik BYD menggunakan struktur sasis yang terintegrasi dengan baterai.
Atau disebut juga dengan CTB alias Cell-to-Body.
Baca Juga: BYD Upgrade Denza Z9 GT Wagon, Tenaga Melonjak Setara Supercar
"CTB mengintegrasikan susunan blade battery dalam satu rangkaian yang disatukan ke dalam bagian sasis," jelas Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia kepada GridOto.com.
Konstruksi CTB sudah digunakan dalam platform mobil listrik BYD seperti ePlatform 3.0, e3 Platform, dan e4 Platform.
CTB tersusun dari rangkaian plat baterai yang disebut dengan Blade Battery.
Blade Battery menggunakan jenis LFP (Lithium Iron Phosphate) yang diklaim aman terhadap benturan dan tidak menghasilkan oksigen pemicu percikan api jika ditusuk.
Dari segi keamanan terhadap risiko terbakar, rancangan struktur CTB juga dirancang lebih kuat terhadap benturan.
Baca Juga: BYD Upgrade Denza D9 EV, Tenaga Melonjak Drastis Sampai 550 Dk
"Susunan Blade Battery yang disatukan dalam satu rangkaian dipasan dalam kesatuan sasis, meningkatkan rigiditas sasis terhadap beban torsional mencapai 32 persen," terang Bobby.
Dengan begitu, mobil listrik BYD punya keamanan terhadap benturan yang lebih baik.
Dari pengujian internal, struktur sasis dari CTB bisa mengurangi gaya impact secara frontal hingga 15 persen.
Bahkan gaya benturan dari sisi samping mobil bisa dikurangi hingga 35 persen.