Hasilnya, pencahayaan menjadi lebih optimal tanpa menimbulkan silau bagi pengendara dari arah berlawanan.
Dari sisi performa, Nexora ACL menggunakan empat LED chip berperforma tinggi yang menghasilkan cahaya terang sekaligus efisien.
Kombinasi tersebut membuat lampu tetap nyaman digunakan untuk perjalanan malam jarak jauh maupun penggunaan harian.
Untuk menjaga stabilitas dan usia pakai, Nexora ACL dilengkapi sistem pendinginan Triple Zone Ultracool System.
Sistem ini bekerja menjaga suhu lampu tetap ideal sehingga performa cahaya konsisten dalam jangka panjang.
Dengan ukuran projector 3 inci, Nexora ACL memiliki kompatibilitas luas untuk berbagai jenis mobil yang beredar di Indonesia.
Proses pemasangannya pun dirancang mudah dan aman tanpa merusak komponen kendaraan.
Nexora sendiri berasal dari gabungan kata Next dan Aura yang merepresentasikan generasi baru pencahayaan kendaraan Autovision.
Produk ini sangat ideal bagi pengemudi yang menginginkan peningkatan visibilitas, keamanan, sekaligus tampilan lampu yang modern.
“Tak hanya soal cahaya terang, lampu kendaraan harus memiliki unsur gaya, keamanan, dan fungsionalitas,” ujar Lily Hernawan, Direktur Sampurna Part Niaga selaku pemegang merek Autovision di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa teknologi Active Cornering Light dihadirkan untuk menjawab kebutuhan nyata pengemudi saat berkendara di kondisi jalan yang menantang.
Autovision Nexora ACL sendiri dipasarkan dengan harga Rp 3.880.000.
Autovision Headlight Nexora SRTF
Berbarengan dengan launching Autovision Headlight BiLED Nexora ACL, mereka juga mengadirkan Nexora SRTF.
Seri ini diklaim mampu menghasilkan cahaya yang lebih terang dan terarah, sehingga memberikan visiobilitas maksimal tanpa menyilaukan pengendara di lawan arah.
Nexora SRTF memiliki daya 180 watt dengan warna cahaya 5.700 Kelvin (putih) dan usia pakai hingga 30.000 jam.
Produk Autovision Nexora SRTF dilepas dengan harga Rp 3.050.000.