GridOto.com - Kemunculan Toyota Veloz Hybrid di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) November 2025 lalu spontan membuat 'tegang' banyak pihak, terutama rival.
Sosok apalagi yang dihadirkan PT Toyota-Astra Motor (TAM) di tengah market yang seret? Apalagi Toyota secara momentum memainkan jurusnya menjelang penghujung tahun.
Jurus dimaksud yakni strategi harga kompetitif yang dilekatkan pada varian V, varian terbawah di keluarga Veloz.
Plus wanti-wanti periode terbatas hanya sampai akhir tahun.
Display banderol yang besar dan tak henti-henti sepanjang pameran saat itu menjadi 'pressure' tersendiri di segmennya.
Bayangkan, brand sekelas Toyota, jual mobil keluarga berteknologi hybrid di bawah Rp 300 juta dengan iming-iming konsumsi BBM makin hemat, jelas pergerakan yang sulit untuk dilawan.
Sementara rivalnya, berhitung saja sudah enggak sanggup untuk melawan harga segitu. Adapula yang tak punya teknologi hybrid tapi hampir menyundul Rp 400 juta.
Lainnya ada yang punya teknologi hybrid tapi sudah lesu sejak awal. Tak pelak, sayup-sayup terdengar bisik-bisik kepasrahan rival.
Meski tentunya 'Bikin Rival Menjerit' hanyalah sebuah ungkapan. Sebab untuk menyatakan rival kalah telak, perlu bersandar pada data.
Baca Juga: Harga Fix Veloz Hybrid Akhirnya Keluar, Start Dari Rp 303 Juta!