GridOto.com – GAC Indonesia kembali menghadirkan kejutan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Kali ini, pabrikan asal Tiongkok tersebut memamerkan GAC E8 Hybrid, sebuah Multi Purpose Vehicle (MPV) yang diproyeksikan untuk menjawab kebutuhan pasar Indonesia.
Kehadiran E8 Hybrid menandai pendekatan berbeda dibanding model elektrifikasi GAC yang sebelumnya diperkenalkan di Tanah Air.
Jika pada GIIAS tahun lalu GAC membawa E9 berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), maka E8 yang ditampilkan di IIMS 2026 disiapkan dengan teknologi hybrid konvensional.
Menariknya, unit GAC E8 yang dipajang memang masih bertuliskan PHEV dan menggunakan konfigurasi setir kiri, serupa dengan E9 PHEV.
Namun, pihak GAC menegaskan bahwa versi yang berpotensi dipasarkan di Indonesia akan mengusung sistem hybrid non-plug-in.
Kehadiran GAC E8 Hybrid disebut sebagai bagian dari komitmen GAC dan Aion Indonesia dalam menyediakan beragam pilihan kendaraan elektrifikasi.
Tidak terbatas pada Electric Vehicle (EV), tetapi juga hybrid, termasuk di segmen MPV yang masih memiliki basis pasar kuat di Tanah Air.
“Akan ada banyak line up dengan powertrain baru, tidak hanya Electric Vehicle (EV) tetapi hybrid dan lainnya,” ujar Product Planner and Strategic GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, saat ditemui di sela IIMS 2026, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: GAC Tebar Promo Gede-gedean di IIMS 2025, Potongan Harga Sampai Rp 75 Juta!
Iqbal menambahkan, perkenalan E8 Hybrid di IIMS 2026 juga berfungsi sebagai sarana studi pasar bagi GAC Indonesia.
Lewat model ini, GAC Indonesia ingin melihat kebutuhan konsumen Tanah Air, khususnya terkait MPV berkapasitas tujuh penumpang.
Mereka ingin melihat apakah konsumen lebih menyukai MPV premium dengan fitur melimpah seperti E9 PHEV, atau justru MPV dengan fitur lebih ringkas dan harga yang lebih kompetitif seperti E8 Hybrid.
“Kami bisa ambil informasi dari masyarakat juga butuhnya (mobil) 7-seater seperti apa,” kata Iqbal.
“Jadi mudah-mudahan, setelah ini (IIMS 2026) kita bisa mendapatkan data aktual dari masyarakat,” tegasnya.
Sebagai informasi, di negara asalnya GAC E8 tersedia dalam versi PHEV dengan dua pilihan mesin, yakni 1.800 cc dan 2.000 cc, yang dipadukan dengan baterai ternary lithium.
Dari sisi dimensi, E8 tergolong besar dengan panjang 4.920 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.760 mm, serta jarak sumbu roda 2.930 mm.
Ukuran tersebut membuatnya berada di kelas MPV besar, dengan dimensi yang tidak jauh berbeda dari Wuling Darion PHEV yang memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.770 mm, dan wheelbase 2.910 mm.
Selain Darion, GAC E8 Hybrid juga berpotensi menjadi kompetitor dari Toyota Voxy, Nissan Serena ePower, dan Honda Step WGN e:HEV.