Gridoto.com - Salah satu merek perkakas ternama Tekiro masih tetap eksis di IIMS 2026.
Tekiro tetap menghadirkan perkakas tangan (hand tools) atau kunci-kunci yang termasuk best seller.
Menempati booth di Grand Hall nomor CT 19, Tekiro di bawah naungan PT Altama Surya Anugerah enggak cuma memajang produk andalannya, namun juga memberikan penawaran menarik.
"Partisipasi kami di IIMS adalah bukti komitmen tak tergoyahkan Tekiro untuk terus tumbuh bersama industri otomotif Indonesia," buka Antonius Sutjiadi, Presiden Komisaris PT. Altama Surya Anugerah.
Saya meyakini dengan kehadiran Tekiro akan menambah kepercayaan konsumen ditengah gencarnya persaingan merek perkakas (handtools) dengan harga murah dan diragukan kualitasnya," jelasnya.
Baca Juga: Jangan Lewat Honda CUV e: Diskon Lebih Dari Rp 20 Juta di IIMS 2026
Tekiro juga menampilkan rangkaian inovasi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bengkel modern dan perawatan kendaraan masa kini.
"Perusahaan memastikan bahwa rantai distribusi produk akan terus berjalan normal dan bahkan semakin diperluas ke pelosok negeri," tambah Antonius.
Pengunjung yang menyambangi booth Tekiro akan disuguhkan berbagai promo penjualan seperti beli produk tekiro langsung mendapatkan helm eksklusif.
"Jadi untuk pembelian semua produk Tekiro di IIMS 2026 senilai Rp 1,5 juta kita akan langsung kasih hadiah helm ekslusif," ucap Dody Sanjaya, Public Relation dan Event Manager PT. Altama Surya Anugerah.
Langkah Tekiro mengikuti ajang otomotif ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki visi jangka panjang yang solid, dan sedang dalam mode agresif untuk memperluas pangsa pasarnya di Indonesia.
Baca Juga: Mitsubishi Prediksi Pasar Otomotif 2026 Bisa Membaik, Begini Perkiraannya
"Di IIMS 2026, kami sangat antusias untuk menunjukkan bagaimana Tekiro beradaptasi dengan teknologi," ujar Oscar Sutjiadi, Presiden Direktur PT. Altama Surya Anugerah.
"Kami ingin memastikan bahwa baik mekanik profesional maupun penghobi otomotif di rumah bisa memiliki perkakas yang presisi, aman, dan berstandar internasional untuk menangani kendaraan generasi terbaru," tutupnya.