GridOto.com - Sebuah Mitsubishi Pajero Sport mengalami hal mengerikan di tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur.
SUV Ladder Frame tersebut terguling hingga bodi kiri remuk, dan roda belakang ambrol, (4/2/26) sore.
Insiden tersebut berawal dari jalan licin dan ban yang kehilangan grip.
Yup, Pajero Sport bernopol L 1009 AD itu mengalami aquaplaning saat kondisi hujan sekitar pukul 15:32 WIB.
Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di KM 679+400/A tol Jombang-Mojokerto, wilayah desa Balongsari, Megaluh, Jombang.
Kala itu pesaing Toyota Fortuner tersebut melaju dari arah Madiun menuju Surabaya dengan kecepatan tinggi di lajur dua.
Kepala Departemen Operasional Astra Infratoll Jomo, Zanuar Firmanto, menjelaskan kondisi jalan yang licin akibat hujan menjadi faktor utama kecelakaan.
Baca Juga: Tak Melulu Saat Ngebut, Aquaplaning Sudah Bisa Terjadi di Kecepatan Segini
Alhasil ban Pajero Sport kehilangan traksi dan membuat SUV bongsor tersebut terpelintir hingga terguling.
"Akibat selip di permukaan jalan yang basah, kendaraan menabrak guardrail di sisi luar sebelum akhirnya terguling dan melintang di dua lajur," ucap Zanuar dalam keterangan yang diterima, dikutip dari TribunJatim.com.
Saat kecelakaan terjadi, Pajero Sport itu dikemudikan oleh Akbar Aziz (31), warga Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.
Ia tidak sendirian, karena ditemani satu penumpang bernama Masyon Efendi (24), asal Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.
Meski mobil mengalami kerusakan cukup parah, kedua korban dipastikan selamat.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas di lokasi kejadian, pengemudi dan penumpang memilih tidak melanjutkan perawatan ke rumah sakit.
Petugas tol bersama kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan dan evakuasi guna mencegah kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
"Proses penanganan kecelakaan selanjutnya diserahkan kepada Petugas Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Timur," ungkapnya.
Pihak pengelola tol kembali mengimbau pengendara agar lebih waspada dan menyesuaikan kecepatan saat melintas di jalan tol, terutama ketika kondisi cuaca hujan deras.