Mobil Listrik Changan Naik Harga Sampai Rp 60 Juta, Ini Faktanya

Naufal Shafly - Rabu, 4 Februari 2026 | 23:30 WIB

Changan Lumin dan Deepal SO7 yang dipajang di dealer PIK

GridOto.com – Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia memasuki fase baru pada awal 2026, seiring berakhirnya insentif pajak dari pemerintah.

Tahun lalu, pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai PPN sebesar 10 persen dari tarif normal 12 persen, sehingga konsumen hanya perlu membayar 2 persen.

Dampak dari tidak diperpanjangnya insentif ini, sejumlah produsen mulai melakukan penyesuaian harga, termasuk Changan Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerapkan tarif pajak terbaru sesuai ketentuan pemerintah.

“Sampai saat ini kami sudah ikut yang 12 persen. Sudah berdarah-darah kami, enggak masalah,” ujar Setiawan saat ditemui di sela peresmian dealer baru Changan di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia juga menegaskan, penyesuaian harga sudah mulai diberlakukan sejak beberapa waktu lalu, termasuk saat gelaran IIMS 2026 nanti.

Terkait harga, berdasarkan pantauan di situs resmi Changan Indonesia, model Deepal S07 kini dibanderol Rp 659 juta.

Angka tersebut naik signifikan dari harga sebelumnya, yang dibanderol Rp 599 juta.

Artinya, SUV listrik tersebut mengalami kenaikan harga hingga Rp 60 juta setelah insentif PPN DTP tidak lagi berlaku.

Baca Juga: Changan Janji Tak Sekadar Numpang Lewat, Niat Langgeng di Indonesia

Tak hanya itu, Changan Lumin juga turut mengalami penyesuaian harga, dari harga awal peluncuran sebesar Rp 178 juta, kini dipasarkan dengan banderol Rp 199 juta atau naik Rp 21 juta.

YANG LAINNYA