Keren! Ini Hal Menarik Dari Changan Deepal SO7 yang Kamu Pasti Suka

Trybowo Laksono - Sabtu, 31 Januari 2026 | 23:35 WIB

Changan Deepal SO7

GridOto.comChangan Deepal SO7 adalah pendatang baru dalam dunia SUV listrik di Indonesia.

Segmentasinya sekelas dengan nama-nama besar seperti BYD Sealion 7, XPENG G6, atau Hyundai IONIQ 5.

Terlepas dari persaingan yang membawa pada kelebihan dan kekurangan masing-masing, ada beberapa hal yang kami suka dari Changan Deepal SO7.

Impresi ini kami dapatkan dari perjalanan Jakarta-Bandung-Garut dalam event Deepal SO7 Media Drive yang dihelat Changan Indonesia (28-29/1).

Impresi itu dimulai dari handling mumpuni yang disuguhkan SUV berpenggerak roda belakang (RWD) ini.

Mobil listrik dengan baterai besar dan diletakkan di bawah, punya keuntungan alami punya titik gravitasi yang rendah.

Situasi ini membuat pengendalian Changan terasa tajam, bahkan saat kami coba untuk bermanuver agresif.

Memang arena tes bukanlah sirkuit sehingga kecepatan yang kami tempuh tetap terbatas, tapi menuver yang kami lakukan tetap relevan semisal ganti lajur secara cepat atau membelok kencang di kelokan yang panjang.

Hasilnya, kegesitan Deepal SO7 bisa membuat kami lupa bahwa ini adalah mobil besar dengan lebar 1,93 meter dan panjang 4,75 meter.

Istimewa
Rasa berkendara menyenangkan Changan Deepal SO7

Baca Juga: Garansi Baterai Changan Deepal SO7, Setara 6 Kali Keliling Bumi

Kemudian aplikasi pintu model frameless yang otentik.

Ketika banyak sekali mobil lain yang menerapkan pintu dengan frame, pintu frameless Deepal SO7 terasa unik dan berkelas.

Masih di area pintu, kaca depan Changan Deepal SO7 menggunakan Double Layer Sound Insulation Glass.

Kaca lapis 2 ini membuat kabin terutama bagian depan terasa lebih kedap dari biasanya.

Tak perduli sekencang apa raungan mesin atau klakson kendaraan di luar, saat kaca tertutup maka yang tersisa hanyalah keheningan kabin yang menenangkan.

Ini jelas bikin nyaman, apalagi buat penumpang yang lebih ingin mendengarkan lantunan lagu dari band favoritnya.

Meski bukan sebuah fitur canggih yang melibatkan sistem elektronis rumit, tapi kaca double layer seperti ini cukup jarang digunakan.

Lalu layar headunit 15,6 inch Sunflower Screen.

Kami pernah kagum dengan layar headunit BYD Atto 3 dan Seal yang bisa berubah orientasinya dari horizontal menjadi vertikal, atau sebaliknya.

Tapi yang dilakukan Changan ini berbeda.

Layar berukuran jumbo itu posisinya tetap horizontal alias melebar, namun orientasinya bisa berubah dengan 3 pilihan.

Trybowo Laksono/GridOto.com
Pintu frameless berpadu kaca lapis 2 yang istimewa

Baca Juga: Impresi Berkendara Changan Deepal SO7, SUV Listrik Rival BYD Sealion 7

Opsi 1 menghadap lurus ke depan, opsi 2 menghadap ke pengemudi, dan opsi 3 menghadap ke penumpang depan.

Kemampuan ini terkesan gimmick, namun di perjalanan jauh ternyata cukup membantu terutama saat menghadap ke kami sebagai test driver.

Kami lebih mudah memantau situasi dengan kemudahan akses visual, tanpa banyak mengorbankan konsentrasi.

Lebih cepat bagi kami untuk menoleh dari kaca depan ke layar headunit karena orientasi tersebut.

Terakhir tak kalah penting adalah soal jarak tempuh.

Terutama di Indonesia, salah satu hal paling krusial dari mobil listrik adalah jarak tempuhnya dalam sekali full battery.

Istimewa
Jarak tempuh jauh yang menenangkan bagi pengemudi

Baca Juga: Jadi Pabrikan Besar Di Cina, Ini Senjata Changan Memikat Konsumen Indonesia

Ini penting karena kenyataannya jumlah SPKLU masih jauh lebih sedikit dari SPBU, sehingga jarak tempuh yang lebih panjang akan memberi lebih banyak ketenangan sebelum bertemu SPKLU berikutnya.

Changan Deepal SO7 dengan kapasitas baterai 79,9 kWH, punya jarak tempuh 560 km berdasarkan pengujian NEDC (New European Driving Cycle).

Hasil perjalanan kami pun membuktikan fleksibilitas itu.

Start dari sekitar Ampera, Jakarta, kami finish di Garut dengan jarak tempuh 281,6 km.

Meski dengan jarak sejauh itu ternyata kapasitas baterai yang tersisa masih di angka 46%.

Artinya soal jarak tempuh, pengguna Changan Deepal SO7 akan terhindar dari range anxiety.

YANG LAINNYA