SUV Daihatsu yang made in Japan ini dari pertama muncul 2025 lalu hingga sekarang hanya punya 1 varian.
Artinya konsumen yang seleranya unik, tidak punya pilihan lain dan harus memilih satu-satunya varian yang lalu membawa kita ke kelemahan Daihatsu Rocky Hybrid berikutnya.
Yes, kelemahan berikutnya adalah tampang yang terlalu polos.
Eksterior minim body-kit berpadu roda lebih kecil dengan velg berwarna silver monotone membuatnya terasa ‘basic’.
Bandingkan saja dengan Daihatsu Rocky 1.2 X apalagi Daihatsu Rocky 1.0 R Turbo.
Baca Juga: Gacor Banget, Sistem Hybrid Bikin Daihatsu Rocky Jadi Kencang!
Varian Rocky 1.2 X sebagai varian menengah sudah dapat velg kelir hitam yang sangar dengan
bumper cover, spion hitam, backdoor garnish, hingga side body sticker yang membuat tampilannya terasa tegas.
Apalagi jika dibanding Rocky 1.0 R Turbo. Flagship Rocky non-hybrid ini bahkan diimbuh velg duo-tone berdiameter 17 inci dengan opsi atap hitam yang membuat sosoknya makin spesial.