GridOto.com – Daihatsu Rocky Hybrid adalah pilihan mobil hybrid berikutnya yang masuk dalam segmen Compact SUV.
Ia rilis di Juli 2025 pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dan saat ini jadi yang pertama sekaligus satu-satunya mobil hybrid Daihatsu di Indonesia.
Dalam salah satu bait promosinya, mobil yang bernama lengkap Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid ini mengusung Strong Series Hybrid yang membuatnya canggih sekaligus efisien.
Dalam konteks efisien, tentu yang menjadi pertanyaan adalah seberapa efisien konsumsi bahan bakar Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid?
Untuk itu GridOto.com melakukan pengetesan langsung untuk menjawab rasa penasaran itu.
Baca Juga: Dahsyat, 17 Tahun Berturut-turut Daihatsu Pertahankan Posisi Runner Up Penjualan Mobil Nasional
Secara sistem, hybrid yang digunakan Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid adalah serial yang artinya mobil berjalan sepenuhnya dengan motor listrik.
Tidak ada kontak langsung dari mesin bakar ke roda karena peran mesin bakar hanyalah pengisi baterai.
Motor listrik dengan nama model E1A itu bertipe AC Sychronous Motor.
Motor listrik yang ditaruh di poros depan ini menghasilkan 105 dk dan torsi 170 Nm.
Untuk mobil seukuran Daihatsu Rocky, torsi 170 Nm itu sangat besar hitungannya.
Untuk gambaran, beberapa mobil di kelas sama yakni Compact SUV torsinya adalah 145 Nm untuk Honda WR-V, 135 Nm untuk Suzuki Fronx Hybrid, dan 140 Nm untuk Toyota Raize 1.0 Turbo.
Baca Juga: Ini Alasan Daihatsu Rocky Hybrid Perlu Waktu Sebelum Dikirim Ke Konsumen
Tak heran jika laju Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid sangat enteng terutama di kecepatan rendah-menengah.
Kembali ke efisiensi bahan bakar, mesin bakar sebagai pengisi daya baterai ditenagai oleh unit WA-VEX 1.198 cc 3 silinder segaris.
Mesin ini bekerja dengan kekuatan 81 dk dan torsi 105 Nm.
Dan untuk memahami sesering apa mesin bakar bekerja mengisi baterai, kita perlu melihat seberapa besar-atau kecil kapasitas baterai hybridnya?
Baterai Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid berkapasitas 0,74 kWh, termasuk cukup untuk sebuah mobil hybrid.
Dalam penggunaan efektif, mesin itu cukup sering menyala untuk mengisi baterai hybrid.
Ketika state of charge (SoC) menipis maka mesin bakar otomatis menyala, bahkan sampai menyala dengan putaran tinggi jika mobil sedang full throttle.
Baca Juga: Teknologi Hybrid Rocky Bisa Menular ke Model Lain, Ini Kata Daihatsu
Bisa juga ada situasi dimana mobil melaju pelan, tapi mesin bisa berputar agak tinggi karena memang SoC yang menipis.
Hasilnya, di rute Dalam Kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid bisa meraih 28,8 km/l.
Kemudian di rute Tol dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam, ia mendapat 21 km/l.
Paling impresif adalah efisiensi di rute Kombinasi.
Di rute ini kami melewati jalan yang beragam kondisinya, bisa masuk tol dan bisa juga ke jalan arteri baik yang lancar maupun padat.
Dengan average speed 50 km/jam, Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid mencetak 35,3 km/l.
Irit banget ya.