GridOto.com - Sebelum mudik Lebaran naik mobil bekas kesayangan, ada baiknya cek dulu sistem pendinginan mesin.
Salah satunya cek komponen thermostat di mesin mobil kalian gaes.
Yap, seiring pemakaian sistem pendinginan mesin enggak luput dari namanya kerusakan.
Salah satu komponen pada sistem pendingin adalah thermostat yang bertugas menjaga suhu mesin dalam kondisi ideal.
Walau berada di dalam mesin, sebenarnya ada beberapa indikasi yang bisa kita ketahui kalau thermostat pendinginan mesin terjadi kerusakan.
Ternyata deteksi thermostat yang rusak paling mudah dengan melihat indikator temperatur mesin.
"Kalau bagi yang awam soal mobil, bila indikator temperatur di panel instrumen menyala bisa jadi komponen thermostat mengalami kerusakan," buka Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.
Indikator menyala karena mesin mengalami overheat atau terlalu panas sehingga sensor pada sistem pendingin memberikan sinyal
"Hal ini karena biasanya saat thermostat rusak, air radiator akan terhambat atau tidak bersirkulasi ke seluruh sistem pendingin," tambahnya saat ditemui di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Di thermostat ada katup yang akan membuka secara otomatis.
Katup ini akan terbuka bila suhu air sudah di atas 80 derajat celcius dan mengalir ke radiator.
"Bila komponen ini rusak maka air akan terjebak di dalam mesin dan tidak bersirkulasi sehingga pendinginan mesin tidak terjadi secara baik," sebut kode, panggilannya.
Selain indikator temperatur yang menyala, kalian juga bisa merasakannya dengan memegang radiator dengan tangan.
Hidupkan mesin beberapa saat lalu pegang radiator dengan tangan.
"Kalau radiator tidak terasa panas, itu juga bisa mengindikasikan thermostat rusak," sebutnya lagi.
Thermostat yang rusak akan mengakibatkan kerugian pada mesin.
Mesin bisa overheat dan kerusakan internal lainnya dikarenakan panas berlebih.
Baca Juga: Jelang Lebaran Mobil Bekas Toyota Calya 2016 Harganya Makin Bersahabat