GridOto.com - Disebut sebagai SUV premium off-road, JAECOO J8 SHS ARDIS dibekali perangkat pendukung.
Punya bodi bongsor panjang 4,8 meter dan bobot 2,2 ton, JAECOO J8 SHS ARDIS ditopang oleh kaki-kaki canggih.
Penyematan teknologi suspensi aktif CDC Magnetic Suspension menjadi bawaan standar JAECOO J8 SHS.
Suspensi ini mendukung konstruksi mobil yang dirancang untuk kebutuhan segala medan jalan.
Baca Juga: Baterai Besar, Sejauh Ini Jarak Tempuh Elektrik JAECOO J8 SHS
CDC Magnetic Suspension bekerja dengan mengatur tingkat kekerasan suspensi yang secara otomatis beradaptasi terhadap permukaan jalan.
Sensor pada roda akan mendeteksi permukaan jalan 100 kali per detik.
Suspensi ini juga terintegrasi dalam paket mode berkendara ARDIS (All-Road Driving Intelligent System) dengan enam mode berkendara.
Tapi setting suspensi bisa dioperasikan secara manual dalam mode berkendara apapun, mulai dari Normal, Mid, dan Sport.
Normal adalah setting paling empuk, sementara Sport settingan paling kaku atau keras.
Ketika diajak menikung di kecepatan tinggi, terasa gejala mobil yang mengalami body roll seperti didorong ke atas untuk tetap menjaga kemiringan mobil tetap seimbang.
Baca Juga: Mazda CX-80 PHEV Lawan Sepadan JAECOO J8 SHS, Siapa Lebih Kencang?
Pun saat diajak berakselerasi dari posisi diam, dari gejala mobil mendongak tak lama terasa dipaksa untuk kembali turun.
Berada di jalan mulus suspensi terasa stabil, ketika diajak menghantam polisi tidur suspensi langsung terasa lembut untuk mengurangi guncangan.
CDC Magnetic Suspension bekerja secara individual dalam setiap keempat roda yang melewati perbedaan artikulasi permukaan dengan perbedaan set suspensi.
Suspensi aktif ini juga memiliki Torque Vectoring untuk membagi penyaluran tenaga setiap roda terhadap kondisi jalan.