Begini Efeknya Bila Ruang Bakar Mesin Mobil Bekas Banyak Karbon, Cek Sebelum Mudik

ARSN - Jumat, 30 Januari 2026 | 20:10 WIB

Ilustrasi ruang bakar mesin mobil bekas yang dipenuhi kerak karbon

GridOto.com - Sebelum mudik Lebaran nanti, coba kalian cek kondisi ruang bakar mesin mobil bekas kesayangan kalian.

Ya, seiring pemakaian kerak karbon pada ruang bakar akan menumpuk dan mengganggu kinerja pembakaran.

Kondisi ini normal terjadi pada mobil yang masih menggunakan mesin motor bakar konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE).

Namun, kerak di ruang bakar yang terlalu menumpuk bisa menjadi masalah bagi mesin.

Kerak karbon ini bisa membuat mesin ngelitik, tenaga jadi berkurang atau loyo.

"Kerak karbon yang menumpuk biasanya akan menyebabkan detonasi pada proses pembakaran," sebut Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Ilustrasi kerak karbon

"Biasanya akan ditandai dari bunyi ngelitik yang kasar bila kerak karbon terlalu banyak di ruang bakar dan permukaan piston," tambah kode, panggilan akrabnya.

Penyebabnya karena terjadi pembakaran dini sebelum timing pembakaran yang ditentukan.

Dari detonasi ini membuat tenaga mesin bisa menjadi loyo.

Gak hanya itu gaes, kerak karbon ini biasanya juga menutupi lubang intake dan exhaust.

Karena ditutupi kerak karbon bikin  bahan bakar dan udara yang masuk.

Gas buang juga jadi tidak lancar karena tertutupi kerak karbon ini.

Hasilnya mobil kalian juga akan lebih boros bahan bakar biasanya.

"Ini karena pembakaran yang enggak sempurna dan pengemudi menginjak pedal gas dalam-dalam untuk membuat mobil berjalan," sebutnya lagi.

Nah, ada baiknya bila dirasa sudah terlalu lama tidak membersihkan ruang bakar maka lakukan pembongkaran.

Ini untuk menghilangkan kerak karbon yang berada di ruang bakar.

Itulah dia gaes, efeknya bila ruang bakar mesin mobil bekas kalian banyak karbonnya.

Baca Juga: AC Mobil Bekas Nggak Dingin Tapi Malah Bau Apek, Ini Penyebabnya gaes

YANG LAINNYA