GridOto.com - Radiator coolant atau air radiator sering kali dilupakan keberadaannya.
Cairan pendingin ini memang terus bersirkulasi dan jika tidak aada kebocoran maka tidak akan berkurang.
Radiator coolant umumnya memiliki bahan campuran ethylene glycol, anti karat dan air.
Seiring pemakaian maka kandungan ini juga akan mengalami penurunan kemampuan.
Alhasil, jika dipaksakan terus dipakai maka temperatur mesin akan bekerja pada suhu yang tinggi.
Baca Juga: Jangan Sampai Radiator Coolant Mobil Berkurang Karena Hal Ini
"Temperatur mesin yang bekerja pada suhu tinggi ini bisa membuat mesin mendekati overheat," sebut Sugiyanto dari bengkel Auto Clinic di Harapan Indah, Bekasi.
"Suhu tinggi ini lama kelamaan akan merusak mesin dan juga oli mesin bisa menguap," tambahnya.
Maka dari itu sangat disarankan ganti cairan radiator coolant minimal setiap 2 tahun sekali.