GridOto.com - Daihatsu Mira e:S yang dipamerkan Tokyo Auto Salon 2026 belum lama ini cukup menarik perhatian.
Kalau melihat tampilannya, sekilas bentuknya cukup menggemaskan dan sekilas mengingatkan pada Daihatsu Ayla versi lama yang beredar di Indonesia.
Jika diperhatikan lebih detail, Daihatsu Mira e:s dan Ayla lawas punya kemiripan di bagian gril berbentuk trapesium dengan kisi-kisi udara horizontal.
Bagian buritan keduanya juga mirip karena sama-sama memiliki lekukan bodi sederhana dan sedikit menonjol di bumper belakangnya.
Tapi bukan soal bodi luarnya, ternyata spesifikasi teknis adik Ayla ini ternyata sudah siap untuk dipakai balap.
Kei Car garapan Daihatsu yang bekerja sama dengan D-Sport Racing Jepang ini sudah dibekali mesin turbo, transmisi manual, limited-slip differential (LSD), dan roll cage.
Alih-alih mendandaninya dengan gaya agresif, Mira e:S ini justru mengambil pendekatan sebaliknya yakni tampil sleeper.
Mobil compact ini tidak pakai bodykit, tidak menggunakan velg alloy racing, bahkan tanpa embel-embel emblem Gazoo Racing.
Baca Juga: Iritnya Pas Buat Mudik Lebaran, Harga Mobil Bekas Daihatsu Ayla 2014 Cuma Segini
Sebaliknya, ia dibangun dari model basis, lengkap dengan lampu depan halogen sederhana dan velg kaleng 14 inci warna hitam.
Kalau orang-orang yang tidak tahu speknya, Daihatsu Mira e:s ini tampil low profile dan hampir tak terlihat mencolok di jalanan.
Interiornya pun cukup standar, namun menyembunyikan dua kejutan, pertama ada Roll Cage 6-titik yang menunjukkan jati dirinya sebagai mobil fokus lintasan balap,
Meski begitu, penempatan dan desain perangkat keselamatan ini dirancang agar tetap bisa mengangkut empat penumpang.
Kemudian ada transmisi manual 5-percepatan, menggantikan transmisi CVT bawaan yang membuat rasa berkendara lebih natural.
Di balik kap mesin Daihatsu Mira e:S ini, tertanam dapur pacu 660 cc tiga silinder turbocharged yang diambil dari Daihatsu Copen.
Tenaga berada di angka 64 dk dan torsi: 92 Nm. Meski angkanya terlihat kecil, rasio tenaga terhadap bobotnya tergolong optimal karena bobot mobilnya berada di angka 650 hingga 740 kg.
Sebagai pelengkap, D-Sport Racing menyematkan LSD dan rem cakram berventilasi pada as roda depan.
Melansir dari Carscoops, Mira e:S ini bukan hanya prototipe, melainkan model yang dikembangkan menggunakan data dari partisipasi SPK dan D-Sport dalam ajang balap ketahanan 10 jam.
Bahkan pada versi balap aslinya, dilengkapi suspensi adjustable, pelek racing, kampas rem performa tinggi, boost meter, dan livery balap.
Daihatsu menyatakan bahwa Mira e:S edisi khusus ini dijadwalkan untuk dijual secara umum melalui SPK sebagai kendaraan utuh yang legal di jalan raya.
Meskipun harga resminya belum diumumkan, model basis mobil ini dibanderol mulai dari ¥992.200 atau setara Rp 107,6 jutaan (kurs 1 Yen = Rp 108,49 jutaan per 27 Januari 2026).