GridOto.com - Industri ban mobil di Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan sepanjang 2025, di tengah penjualan mobil yang lesu.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja pasar OEM serta kebutuhan ban replacement yang terus berjalan seiring besarnya populasi kendaraan di Tanah Air.
Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia (BSIN), Mukiat Sutikno, mengatakan bahwa secara industri, pasar ban nasional mampu tumbuh positif secara tahunan.
“Di 2025, industri ban dapat tumbuh di kisaran 4 persen sampai 5 persen secara year on year,” ujar Mukiat kepada GridOto.com, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, meski penjualan mobil baru pada 2025 turun sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2024, pasar ban nasional tidak hanya bergantung pada segmen OEM.
Kebutuhan ban replacement justru menjadi penopang utama seiring tingginya jumlah kendaraan yang sudah beroperasi di jalan.
Dengan kondisi tersebut, Bridgestone menatap 2026 dengan optimisme dan menargetkan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami ingin tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu dan tetap menjadi market leader di industri ban di Tanah Air,” tegas Mukiat.
Untuk mencapai target tersebut, Bridgestone masih mengandalkan segmen ban mobil penumpang dan kendaraan komersial, baik untuk kebutuhan OEM maupun replacement.
Baca Juga: Tak Melulu Jual Ban, Bridgestone Indonesia Bantu Korban Bencana Sumatera dan Gelar RSSP 2025