Tekno juga menambahan, Polytron terbuka untuk menjalin kerja sama dengan produsen dari negara lain, tidak hanya Cina.
“Kalau ada dari luar Cina, misalnya India, kami juga terbuka,” tambahnya.
Mengenai posisi produk baru tersebut, apakah akan berada di atas atau di bawah seri G3, Tekno belum mau memberikan bocoran.
“Nanti ditunggu saja,” ucap Tekno.
Meski begitu, Ia memastikan mobil listrik terbaru Polytron akan diproduksi secara Completely Knocked Down (CKD) atau dirakit lokal di Indonesia.
“Pasti CKD. Sekarang sudah tidak mungkin kembali ke CBU karena insentifnya sudah tidak ada,” tegas Tekno.