Sailun Group Resmikan Pabrik di Indonesia, Siap Jadi Basis Asia Tenggara

Naufal Shafly - Selasa, 20 Januari 2026 | 13:16 WIB

Peresmian pabrik ban pertama Sailun Group di Indonesia (Naufal Shafly - )

GridOto.comSailun Group akhirnya meresmikan operasional pabrik ban pertamanya di Indonesia, Minggu (18/1/2026).

Fasilitas manufaktur yang berlokasi di Demak, Jawa Tengah ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan distribusi ban di kawasan Asia Tenggara.

Pabrik tersebut dikelola oleh PT Sailun Manufacturing Indonesia, anak usaha Sailun International Holding, dengan nilai investasi mencapai USD 251,44 juta atau sekitar Rp 4,25 Triliun.

Dari fasilitas ini, Sailun akan memproduksi ban radial untuk mobil penumpang (PCR), ban radial bus dan truk (TBR), hingga ban alat berat off-the-road (OTR).

Istimewa
Ban mobil merek Sailun

Pada tahap awal, kapasitas produksi pabrik ditargetkan mencapai 3,6 juta ban PCR, 600 ribu ban TBR, serta 37 ribu ton ban OTR per tahun.

“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, hingga tube dan flap, yang berakar pada semangat Made in Indonesia,” ujar Eko Supriyatin, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (18/1/2026).

Nantinya, manufaktur di Demak ini juga akan memproduksi beberapa merek ban di bawah naungan Sailun Group, yakni Sailun, RoadX, Blackhawk, dan Maxam.

Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik ini juga diproyeksikan menjadi basis ekspor Sailun untuk kawasan Asia Pasifik.

Alasan Masuk ke Indonesia

Istimewa
Pabrik ban mobil Sailun

Adapun masuknya Sailun ke Indonesia bukan tanpa alasan.

Perusahaan menilai Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dengan ekosistem industri yang terus berkembang.

Kehadiran pabrik lokal memungkinkan Sailun merespons permintaan pasar dengan lebih cepat sekaligus menekan waktu distribusi.

Selain faktor pasar, Indonesia juga dipilih karena posisinya yang strategis dalam jaringan manufaktur Sailun secara global.

Bersama pabrik di Vietnam dan Kamboja, fasilitas Demak membentuk klaster produksi Asia Tenggara.

"Fasilitas Indonesia membentuk klaster manufaktur Asia Tenggara yang kuat, meningkatkan kemampuan pengiriman regional, ketahanan rantai pasok, dan daya saing global," ujar Vice President of Manufacturing Center Sailun Group, Gao Liting.

Keunggulan lain adalah ketersediaan karet alam yang melimpah. Kondisi ini menjadi fondasi penting bagi Sailun untuk mengoptimalkan biaya produksi sekaligus meningkatkan kandungan lokal dalam produknya.

Tak hanya berfungsi sebagai pabrik, Sailun Indonesia juga dikembangkan sebagai pusat distribusi dan layanan purna jual nasional.

Melalui PT Sailun Tire Indonesia serta dukungan mitra lokal, perusahaan membangun jaringan distribusi guna memastikan ketersediaan produk dan layanan di seluruh Indonesia.

Peresmian pabrik ini sekaligus menandai babak baru ekspansi Sailun di Asia Tenggara.

Melalui agenda Sailun Group Partners Conference, perusahaan menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk tumbuh bersama industri otomotif nasional, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok otomotif global.

Baca Juga: Dealer Pertama Lepas di Dunia Diresmikan, Ada di Kelapa Gading Nih