Kenapa Warna Cat Mobil Lama Sulit Disamakan Saat Diperbaiki?

Fahmy Fauzy Muhammad - Jumat, 23 Januari 2026 | 08:00 WIB

Kenapa Warna Cat Mobil Lama Sulit Disamakan Saat Diperbaiki?

GridOto.com- Menyamakan warna cat mobil lama dengan cat baru saat perbaikan sering menjadi tantangan besar di bengkel body repair.

Meski menggunakan kode warna yang sama dari pabrikan, hasil akhir kerap terlihat belang atau berbeda tone jika dibandingkan panel lain.

Menurut Endri Romdona, pemilik bengkel body repair dan painting VIA Motors di Setu, Kabupaten Bekasi, faktor usia menjadi penyebab utama warna cat lama sulit disamakan.

“Cat mobil itu mengalami penuaan, jadi walaupun kode warnanya sama, warna aslinya bisa berubah karena pemakaian,” ujar Endri.

Paparan sinar ultraviolet, debu, dan polusi membuat warna cat mengalami oksidasi sehingga tampil lebih kusam atau memudar.

FahmyFM/GridOto.com
Proses repaint body mobil

Baca Juga: Ini Sebabnya Setelah di Cat Ulang Cat Mobil Metallic Gak Akan Sama

Pada warna tertentu, perubahan ini bahkan membuat cat putih tampak menguning atau warna gelap terlihat lebih pudar.

Selain warna dasar, lapisan clear coat atau pernis juga berpengaruh besar terhadap perbedaan hasil cat.

“Pernis yang sudah lama biasanya menguning, itu bikin tone warna cat di bawahnya ikut berubah,” kata Endri.

Hal tersebut membuat cat baru yang masih jernih terlihat lebih terang dibandingkan panel lama di sekitarnya.

Kesulitan makin terasa pada mobil dengan warna metallic atau pearlescent.

“Partikel cat metallic itu arahnya beda-beda tergantung teknik semprot, jadi nyamain cat lama itu butuh feeling dan pengalaman,” jelas Endri.

Dok. Otoseken
Biaya repaint body mobil

Baca Juga: Begini Cara Mudah Melindungi Cat Mobill di Musim Hujan, Bikin Kinclongnya Awet

Tekanan angin, jarak semprot, dan sudut penyemprotan sangat menentukan pantulan warna pada jenis cat tersebut.

Perbedaan tekstur permukaan juga memengaruhi persepsi warna di mata.

Panel lama yang sering dipoles atau di-wax memiliki kilap dan pantulan cahaya berbeda dibandingkan cat baru.

Akibatnya, meski secara teknis warnanya sama, hasil visual tetap terlihat tidak menyatu.

Inilah alasan mengapa pengecatan sebagian sering memerlukan teknik blending agar perbedaan warna tidak terlalu terlihat.

YANG LAINNYA